Distribusi Pangan Lewat Udara Berbuah Hasil, IPH Daerah Bencana Turun

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin langsung koordinasi penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. (dok. bulog)

Direktur Utama BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, memimpin langsung koordinasi penanganan bencana di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh. (dok. bulog)

JAKARTA – Upaya cepat pemerintah dalam meredam gejolak harga pangan di wilayah terdampak bencana mulai menunjukkan hasil nyata.

Indeks Perkembangan Harga (IPH) di tiga provinsi yang sempat mengalami tekanan, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, tercatat mengalami penurunan signifikan.

Kondisi tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi yang digelar di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menurut Mendagri, penurunan IPH menjadi indikator membaiknya pasokan serta distribusi kebutuhan pokok di daerah yang sebelumnya terkendala akibat bencana alam.

Dalam forum tersebut, Tito Karnavian secara khusus memberikan apresiasi kepada Perum BULOG dan Badan Pangan Nasional (BAPANAS) atas peran strategis dan langkah cepat yang dilakukan di lapangan.

“Pemerintah, terutama BULOG dan BAPANAS, melakukan langkah yang sangat luar biasa. Suplai minyak goreng dan beras tetap didorong ke daerah-daerah sulit, bahkan menggunakan jalur udara seperti helikopter dan pesawat Hercules,” ujar Tito.

Ia menilai, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas harga, meskipun akses logistik di sejumlah wilayah terdampak mengalami gangguan serius.

Peran BULOG dinilai semakin krusial ketika jalur distribusi darat terputus. Dengan mengandalkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) serta memanfaatkan jalur distribusi alternatif, termasuk transportasi udara, BULOG memastikan kebutuhan pangan strategis tetap sampai ke masyarakat dan mencegah lonjakan harga di tingkat konsumen.

Menanggapi apresiasi tersebut, Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja kolektif lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

“Apresiasi dari Bapak Menteri Dalam Negeri menjadi motivasi bagi kami untuk terus memastikan ketersediaan dan keterjangkauan pangan, khususnya di wilayah terdampak bencana. BULOG menjalankan penugasan pemerintah dengan mengedepankan kecepatan distribusi, fleksibilitas jalur logistik, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan,” kata Rizal.

Ia menegaskan, dalam kondisi darurat BULOG tidak hanya berfokus pada kecukupan stok, tetapi juga memastikan ketepatan waktu dan kecepatan penyaluran agar tidak memicu gejolak harga.

“Stok pangan strategis, khususnya beras dan minyak goreng, kami pastikan aman dan siap digerakkan kapan pun dibutuhkan. Ketika jalur darat terhambat, distribusi udara menjadi solusi agar negara tetap hadir di tengah masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, BULOG berkomitmen memperkuat sistem distribusi pangan, meningkatkan kesiapsiagaan logistik, serta menjaga stabilitas harga secara berkelanjutan.

Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi dan penguatan ketahanan pangan nasional, terutama dalam situasi darurat.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Berita Terbaru