Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Pascatragedi amuk massa di kawasan Kalibata pada Desember 2025, sejumlah pedagang kecil mengaku masih kesulitan bangkit. Bantuan yang disalurkan kepada pedagang terdampak dinilai belum mampu menjawab kebutuhan pemulihan usaha secara menyeluruh.

Para pedagang menyebut dana bantuan kepolisian sebesar Rp440 juta dibagikan melalui koordinator pedagang kepada 37 kios yang terdata. Namun dalam praktiknya, bantuan dibagikan secara merata meski tidak seluruh kios mengalami kerusakan akibat kejadian tersebut.

Kondisi tersebut membuat pedagang yang kehilangan kios dan aset dagang hanya menerima bantuan dalam jumlah terbatas. Padahal, sebagian pedagang mengalami kerugian besar dan kehilangan sumber penghasilan utama.

Salah satu pedagang, Henny Maria, pemilik usaha Steak Twogether, kepada awak media, mengungkapkan kerugian mencapai sekitar Rp100 juta setelah tempat usahanya terbakar. Ia menyebut bangunan dan peralatan usaha yang telah dibangun selama tiga tahun musnah dalam peristiwa tersebut.

Akibat keterbatasan bantuan, sejumlah pedagang mengaku belum mampu kembali berjualan. Mereka menyebut biaya sewa tempat, pembelian peralatan, dan pengadaan bahan dagang masih menjadi kendala utama. Beberapa pedagang bahkan terpaksa berutang untuk mempertahankan usaha.

Para pedagang menilai hingga kini belum ada langkah konkret dari pemerintah daerah untuk menangani persoalan pemulihan UMKM pascatragedi. Mereka berharap adanya evaluasi penyaluran bantuan serta dukungan nyata agar pedagang kecil yang terdampak dapat kembali beraktivitas.

Tragedi Kalibata dinilai tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik, tetapi juga menimbulkan persoalan sosial dan ekonomi yang masih dirasakan pedagang kecil hingga saat ini. ***

Berita Terkait

Kejati Jatim Geledah Kantor ESDM, Selidiki Dugaan Pelanggaran Perizinan
PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”
Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan
Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD
Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Jalan Jakarta, Polisi Alihkan Kendaraan ke Jalur Busway
Jakarta Dikepung Banjir, FPPJ Minta Kadis SDA Dicopot
Dari Luka Bencana Menuju Harapan Baru: BNPB Mulai Bangun Huntara untuk Warga Tapanuli Utara
Astra Dorong Pemberdayaan Ekonomi Desa Lewat Penguatan Petani Kopi Garut

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:12 WIB

Kejati Jatim Geledah Kantor ESDM, Selidiki Dugaan Pelanggaran Perizinan

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:30 WIB

PLN UID Jakarta Raya Gelar Bazar Sembako Murah “Terang Berkah Ramadan”

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:53 WIB

Polsek Serpong Gelar Jum’at Peduli, Santuni Anak Yatim dari Yayasan Permata Al-Ihsan

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:30 WIB

Polsek Serpong Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini di TK Santa Ursula BSD

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:48 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Jalan Jakarta, Polisi Alihkan Kendaraan ke Jalur Busway

Berita Terbaru