Jakarta Dikepung Banjir, FPPJ Minta Kadis SDA Dicopot

- Penulis

Senin, 12 Januari 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Jakarta kembali lumpuh akibat banjir yang meluas di sejumlah wilayah pada hari ini. Genangan air merendam permukiman warga, melumpuhkan jalan protokol, dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.

Ketua Forum Pemuda Peduli Jakarta (FPPJ), Endriansyah (Rian) menilai kondisi tersebut sebagai bukti kegagalan serius dalam tata kelola Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta.

‎Ia menegaskan, banjir yang terjadi hari ini baru disebabkan oleh curah hujan, sementara Jakarta masih menghadapi ancaman yang jauh lebih besar, yakni penurunan muka tanah dan tekanan air laut di wilayah pesisir utara. Namun ironisnya, persoalan hujan saja sudah membuat Jakarta tidak berdaya.

‎”Kalau hujan saja Jakarta sudah tenggelam, bagaimana nanti menghadapi penurunan tanah dan rob dari laut? Ini alarm keras kegagalan pengelolaan SDA,” kata Rian, dalam keterang tertulis, Senin (12/1/2025.

‎Menurut Rian, klaim kesiapan yang selama ini disampaikan Kepala Dinas SDA kepada publik terbukti tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Titik-titik banjir terus berulang dan pompa sering terlambat beroperasi.

‎”Saluran air bermasalah dibiarkan, sementara laporan internal dinilai hanya bersifat ABS (Asal Bapak Senang) dan tidak mencerminkan realitas,” tegasnya.

‎Ia menyoroti besarnya anggaran pengendalian banjir yang mencapai triliunan rupiah setiap tahun, namun tidak memberikan dampak signifikan bagi keselamatan warga.

‎”Anggaran besar habis, tapi rakyat tetap kebanjiran. Yang rapi hanya laporan, yang tenggelam masyarakat,” bebernya.

‎Atas kondisi tersebut, Rian menyebut, kegagalan penanganan banjir tidak bisa lagi ditoleransi. Banjir yang terus berulang dinilai sebagai kegagalan kepemimpinan teknis dan lemahnya tanggung jawab pengelolaan SDA di Jakarta.

‎FPPJ secara tegas mendesak agar Kepala Dinas SDA DKI Jakarta dicopot dari jabatannya. Jakarta membutuhkan kepemimpinan teknis yang jujur, berani, dan bekerja nyata, bukan sekadar membangun narasi kesiapan sementara kota terus tenggelam.

‎”Ini bukan sekadar soal hujan hari ini, tapi soal masa depan Jakarta. Jika kegagalan ini terus dibiarkan, Jakarta bukan hanya kebanjiran, Jakarta terancam tenggelam,” pungkas Rian. ***

Berita Terkait

Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Jalan Jakarta, Polisi Alihkan Kendaraan ke Jalur Busway
Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak
PELITA REVIT, Layanan Desain Arsitektur Gratis yang Cepat, Akurat, dan Bikin Warga Kemayoran Puas
Kasal Apresiasi Prajurit TNI AL dalam Pengamanan Ibu Kota: Membanggakan
Macet di TB Simatupang, Pengamat Kritik Rencana Pemangkasan Trotoar

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 09:48 WIB

Hujan Deras Lumpuhkan Sejumlah Jalan Jakarta, Polisi Alihkan Kendaraan ke Jalur Busway

Senin, 12 Januari 2026 - 14:04 WIB

Jakarta Dikepung Banjir, FPPJ Minta Kadis SDA Dicopot

Senin, 12 Januari 2026 - 10:33 WIB

Bantuan Pascatragedi Kalibata Dinilai Belum Pulihkan UMKM Terdampak

Rabu, 12 November 2025 - 18:29 WIB

PELITA REVIT, Layanan Desain Arsitektur Gratis yang Cepat, Akurat, dan Bikin Warga Kemayoran Puas

Jumat, 5 September 2025 - 11:33 WIB

Kasal Apresiasi Prajurit TNI AL dalam Pengamanan Ibu Kota: Membanggakan

Berita Terbaru