Perum BULOG Pecahkan Rekor Serapan Gabah Tertinggi Sepanjang Sejarah

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama petani (dok. rentak.id)

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani bersama petani (dok. rentak.id)

JAKARTA – Tahun 2025 menjadi tonggak bersejarah bagi ketahanan pangan nasional. Perum BULOG mencatat rekor tertinggi sepanjang masa dalam penyerapan hasil panen petani, sekaligus menegaskan perannya sebagai garda terdepan negara dalam mewujudkan swasembada pangan.

Perum BULOG menegaskan peran strategisnya sebagai instrumen negara dalam mengawal keberhasilan swasembada pangan nasional tahun 2025. Sebagai stabilisator pangan sekaligus offtaker utama hasil panen petani, BULOG berhasil memecahkan rekor penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sebanyak 4.537.490 ton, yang merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah. Capaian tersebut kemudian diperkuat dengan penyerapan 6.863 ton Gabah Kering Giling (GKG) serta 765.504 ton beras, sehingga total pengadaan setara beras tahun 2025 mencapai 3.191.969 ton.

Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kehadiran aktif BULOG di lapangan.

“Kami turun langsung ke petani untuk memastikan gabah terserap dengan harga sesuai ketentuan pemerintah. Ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata keberpihakan negara kepada petani dan fondasi penting menuju swasembada pangan,” tegasnya.

Dalam konteks tersebut, BULOG hadir aktif menyerap hasil panen petani dengan harga sesuai Harga Pembelian Pemerintah (HPP) yang berpihak pada kesejahteraan petani. Selain menjalankan fungsi pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP), BULOG juga menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar agar tetap kondusif, baik bagi petani sebagai produsen maupun masyarakat sebagai konsumen.

Lebih lanjut, Ahmad Rizal Ramdhani menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh ekosistem pangan nasional.

“Keberhasilan ini tidak terlepas dari sinergi lintas sektor yang terus diperkuat BULOG bersama pemerintah pusat dan daerah, petani, serta para pemangku kepentingan lainnya. BULOG juga aktif membangun kolaborasi dengan BUMN dalam satu ekosistem pangan nasional yang terintegrasi,” ujarnya.

Selain itu, BULOG juga mengembangkan kolaborasi strategis dengan TNI dan Polri, khususnya dalam pemanfaatan fasilitas pergudangan untuk menjamin keamanan, ketersediaan, dan kelancaran pengelolaan stok pangan nasional.

Atas kontribusi tersebut, peran BULOG dalam keberhasilan swasembada pangan 2025 mendapat apresiasi langsung dari Presiden Republik Indonesia. Apresiasi tersebut sekaligus memperkuat komitmen BULOG untuk terus menjaga stabilitas pangan nasional secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah
BULOG Pastikan Stok Minyakita Aman dan Harga Stabil, Masyarakat Diminta Tidak Panic Buying
Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor
Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga
Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya
Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali
Cegah Pangan Berbahaya, BPOM Rilis Aturan Baru Cemaran Mikroba
Stok Beras Aman di Tengah Ancaman El Nino, BULOG Pastikan Ketahanan Pangan Terjaga

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 13:28 WIB

Pengamat Kritik Keras Nutri Level Kemenkes: Setengah Hati dan Tak Menyentuh Akar Masalah

Jumat, 17 April 2026 - 08:13 WIB

Kisah UMKM Rizkyanti, Dari Usaha Rumahan hingga Masuk Alfamart dan Pasar Ekspor

Rabu, 15 April 2026 - 14:27 WIB

Pantau Langsung di Bekasi, BULOG Pastikan Bantuan Pangan Presiden Tepat Sasaran dan Diserbu Warga

Rabu, 15 April 2026 - 11:08 WIB

Ratusan Ternak Impor Masuk, Barantin Pastikan Bebas Penyakit Berbahaya

Selasa, 14 April 2026 - 18:59 WIB

Pantau Pasar Jakarta, BULOG Pastikan Minyakita Cukup dan Harga Terkendali

Berita Terbaru