BULOG Siap Serap Gabah Petani Rp6.500 per Kg, Dukung Swasembada Pangan Nasional

- Penulis

Kamis, 25 September 2025 - 06:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani sedang panen di sawah. (ist)

Petani sedang panen di sawah. (ist)

JAKARTA – Perum BULOG menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya swasembada pangan dan menjaga ketahanan pangan nasional. Melalui surat penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) bernomor 257/TS.03.03/K/9/2025 tertanggal 18 September 2025, BULOG kembali dipercaya melaksanakan program pengadaan gabah dan beras untuk Semester II Tahun 2025.

Direktur Pengadaan Perum BULOG, Prihasto Setyanto, menjelaskan bahwa periode September hingga Desember merupakan masa panen gadu yang menjadi momentum strategis untuk menyerap hasil panen petani. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah, BULOG siap membeli Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram.

“Gabah yang diserap oleh BULOG adalah gabah yang sudah siap panen sehingga kualitas tetap terjaga, sementara petani mendapatkan kepastian pasar dan harga yang menguntungkan. Kami akan menjalankan penugasan ini secara optimal sebagai wujud dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah sekaligus perlindungan nyata bagi petani Indonesia,” ujar Prihasto,Rabu (24/9/2025).

Penyerapan gabah akan dilakukan melalui dua mekanisme, yaitu Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dan pembelian secara komersial. Langkah ini diharapkan tidak hanya menjaga ketersediaan stok beras nasional, tetapi juga menstabilkan harga gabah di tingkat petani agar tetap kompetitif.

Prihasto menambahkan, BULOG akan melakukan pembelian gabah langsung dari petani ketika harga di tingkat petani sama atau lebih rendah dari Rp6.500 per kilogram. “Kami ingin memastikan harga tetap berpihak kepada petani dan semua proses dilakukan secara transparan, akuntabel, serta sesuai dengan tata kelola yang baik (good governance),” tegasnya.

Dengan adanya penugasan ini, BULOG menegaskan perannya sebagai garda terdepan pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan. Perusahaan optimistis panen gadu tahun ini akan memberikan manfaat maksimal bagi petani sekaligus memperkuat cadangan beras nasional.

“Keberhasilan program ini akan menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, petani, dan BULOG dalam mewujudkan kemandirian pangan bangsa,” tutup Prihasto.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WIB

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Berita Terbaru