DPR Dukung Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Cegah Kasus Keracunan Anak

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani saat  memberikan secara langsung Makanan Bergizi Gratis. (dok. KemenP2MI)

Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani saat memberikan secara langsung Makanan Bergizi Gratis. (dok. KemenP2MI)

JAKARTA – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Zainul Munasichin, menyambut baik langkah Presiden Prabowo Subianto yang berencana memanggil para pengelola dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, evaluasi menyeluruh sangat penting dilakukan untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah terulangnya kasus keracunan pada siswa penerima program.

“Program Makan Bergizi Gratis adalah kebijakan besar yang manfaatnya langsung dirasakan oleh anak-anak dan para orang tua. Karena itu, Presiden perlu turun tangan memberikan arahan agar para pengelola dapur memahami standar penyajian dan keamanan pangan yang benar,” ujar Zainul dalam keterangan pers, Selasa (23/9/2025).

Zainul menyoroti kasus keracunan massal yang menimpa ribuan siswa penerima MBG di berbagai daerah. Berdasarkan laporan pemerintah, sedikitnya 5.000 anak mengalami keracunan akibat makanan yang tidak memenuhi standar kebersihan dan kesehatan.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis, tapi menyangkut keselamatan anak-anak. Keracunan makanan sangat berbahaya, apalagi bagi anak usia sekolah yang masih rentan. Jangan sampai program mulia ini justru menimbulkan korban,” tegas legislator asal Jawa Barat IV tersebut.

Menurut Zainul, persoalan ini muncul karena lemahnya pengelolaan dapur di tingkat daerah. Ia meminta agar setiap dapur MBG dievaluasi secara menyeluruh, mulai dari pemahaman soal higienitas, kualitas bahan makanan, hingga proses pengolahan.

“Setiap pengelola dapur harus benar-benar paham pentingnya standar kebersihan dan keamanan pangan. Jika ada yang lalai, harus segera dibenahi dengan pengawasan ketat,” jelasnya.

Ia juga menilai pemanggilan para pengelola dapur oleh Presiden akan berdampak positif. Dengan arahan langsung dari kepala negara, para pengelola akan merasa lebih bertanggung jawab dan termotivasi untuk meningkatkan kualitas layanan.

“Kalau Presiden sendiri yang memberikan arahan, tentu pengelola akan lebih serius. Arahan itu akan menjadi pedoman bagi mereka sehingga tidak ada lagi ruang untuk kelalaian,” tambahnya.

Selain evaluasi, Zainul mendesak pemerintah memperkuat sistem pengawasan program MBG dari hulu ke hilir. Hal ini mencakup proses pengadaan bahan baku, penyimpanan, pengolahan, hingga distribusi makanan ke sekolah-sekolah.

“Rantai pengawasan harus diperketat. Jangan sampai bahan baku yang sudah tidak segar tetap digunakan. Proses memasak pun harus mematuhi standar kesehatan. Semua ini demi memastikan anak-anak kita menerima makanan yang aman, sehat, dan bergizi,” tandas Zainul.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu program unggulan pemerintah yang bertujuan meningkatkan gizi anak Indonesia. Dengan evaluasi dan pengawasan yang ketat, diharapkan program ini dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan siswa.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai
ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat
Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin
Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi
BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik
Prabowo Rombak Kabinet Lagi! 7 Pejabat Baru Dilantik, Ini Daftar Lengkapnya
Reshuffle Prabowo Hari Ini? 8 Nama Pejabat Mencuat, Ada Jenderal TNI dan Kepala BNPB
DKPP Kebanjiran Aduan soal Putusan MK, Ketua dan Anggota KPU Dilaporkan

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Bandara Riyadh Ditutup Imbas Serangan Houthi, Ini Hak Penumpang yang Wajib Dipenuhi Maskapai

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:24 WIB

ATR/BPN Buka Akses Peta Tanah Digital, Ini Informasi yang Bisa Dicek Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Ateng Sutisna Minta Proyek Panas Bumi Flores Ditunda jika Keselamatan Warga Tak Terjamin

Jumat, 16 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Buka Layanan Konsultasi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:32 WIB

BULOG Salurkan 53,5 Ton Beras SPHP ke 107 Koperasi Merah Putih, Bidik 8.000 Titik

Berita Terbaru