Penataan Pantai Malalayang Tahap II Rampung, Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Warga Manado

- Penulis

Senin, 15 September 2025 - 06:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menyelesaikan penataan kawasan wisata Pantai Malalayang Tahap II atau Malalayang Beach Walk (MBW) di Kota Manado, Sulawesi Utara. (dok. pu)

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menyelesaikan penataan kawasan wisata Pantai Malalayang Tahap II atau Malalayang Beach Walk (MBW) di Kota Manado, Sulawesi Utara. (dok. pu)

MANADO – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) resmi menyelesaikan penataan kawasan wisata Pantai Malalayang Tahap II atau Malalayang Beach Walk (MBW) di Kota Manado, Sulawesi Utara.

Proyek ini merupakan lanjutan dari penataan Tahap I yang telah tuntas pada 2022 lalu, sebagai bagian dari pengembangan Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Manado-Bitung-Likupang.

Menteri PU Dody Hanggodo saat meninjau kawasan Pantai Malalayang pada Sabtu (14/9/2025) mengatakan, penataan ini bukan hanya mempercantik wajah Kota Manado, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

“Kementerian PU menghadirkan infrastruktur pariwisata yang bukan hanya indah, tetapi juga fungsional. Dengan fasilitas publik yang memadai, kawasan Malalayang diharapkan menjadi destinasi unggulan yang menarik lebih banyak wisatawan sekaligus membuka peluang usaha bagi warga sekitar,” ujar Menteri Dody.

Penataan kawasan ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus memberdayakan ekonomi lokal. Kini, total panjang Malalayang Beach Walk yang tertata mencapai 2 kilometer.

Proyek Tahap II yang dikerjakan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Utara sejak Oktober 2023 hingga Desember 2024 ini mencakup pembangunan promenade sepanjang 800 meter yang dapat menampung hingga 1.000 pengunjung per hari.

Sejumlah fasilitas modern juga telah dibangun, antara lain:

Taman bermain anak

Teater kecil dan besar

Jembatan pejalan kaki (pedestrian bridge)

Dermaga tambatan perahu

Tugu nelayan dan tugu jam

View deck untuk menikmati pemandangan laut dan matahari terbenam

Toilet umum

Kios kuliner tertata rapi

Wedding hall

Menara wisata

Diving center

Kepala BPBPK Sulawesi Utara, Reza Rizka Pratama, menegaskan bahwa pembangunan ini juga memperhatikan aspek lingkungan.

“Di beberapa titik kami membangun infrastruktur pemecah ombak sebagai bagian dari adaptasi terhadap perubahan iklim, menjaga integritas kawasan wisata, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” jelas Reza.

Peningkatan Kawasan Bunaken

Selain Pantai Malalayang, Kementerian PU juga melakukan penataan kawasan wisata Bunaken, termasuk pembangunan jalan, gerbang, pedestrian, dan dermaga baru untuk memperkuat aksesibilitas wisata bahari.

Total anggaran kedua proyek ini mencapai Rp107 miliar yang seluruhnya bersumber dari APBN.

Masyarakat Rasakan Dampak Positif

Dampak penataan ini langsung dirasakan oleh warga sekitar. Maria, salah satu pedagang kuliner di Pantai Malalayang, mengaku usahanya semakin berkembang berkat fasilitas yang lebih tertata dan meningkatnya jumlah wisatawan.

“Dulu tempat kami sederhana, sekarang kiosnya rapi dan nyaman. Pengunjung juga semakin banyak, jadi pendapatan kami ikut meningkat,” ungkap Maria.

Dengan rampungnya penataan ini, Pantai Malalayang diharapkan semakin memperkuat posisi Manado sebagai salah satu destinasi wisata bahari unggulan di Indonesia, sekaligus menggerakkan roda perekonomian masyarakat lokal.

Penulis : dafri jh

Editor : guntar

Berita Terkait

Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT
Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia
Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah
Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman
Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN
Desak Tangkap Saiful Mujani dan Islah Bahrawi, Aktivis Pro 08 Kepung Mabes Polri
Tangis Syukur Mbah Tupon Pecah, Sertipikat Tanah Akhirnya Kembali Usai Diterpa Mafia Tanah
Saleh Daulay Dorong JK Temui Prabowo: Kritik Langsung Lebih Bermakna daripada Lewat Media

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 06:50 WIB

Sistem Tol Nirsentuh MLFF Belum Berlaku, Ini Penjelasan Terbaru BPJT

Kamis, 16 April 2026 - 20:25 WIB

Yandri Susanto Dorong Pemuda NTB Magang ke Jepang: Sukses di Luar Negeri, Wajib Pulang Bangun Indonesia

Rabu, 15 April 2026 - 18:40 WIB

Musda KNPI Sultra Digelar Mei, Fokus Perkuat Kepemimpinan Daerah

Rabu, 15 April 2026 - 11:47 WIB

Irman Gusman: Pemimpin Besar Lahir dari Krisis, Bukan Zona Nyaman

Selasa, 14 April 2026 - 08:31 WIB

Finquest Jadi Terobosan Baru, Pembiayaan Karantina Tak Lagi Bergantung APBN

Berita Terbaru