Pasar Kerja 2025 Makin Bergairah, 631 Ribu Lowongan Dibuka, Sektor Digital Terus Tumbuh

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 08:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi (dok. rentak.id)

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Cris Kuntadi (dok. rentak.id)

JAKARTA – Pasar kerja nasional sepanjang tahun 2025 terus menunjukkan tren positif. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat peningkatan signifikan dalam pembukaan lapangan kerja, khususnya pada bulan Agustus.

Dunia usaha semakin aktif merekrut tenaga kerja baru, memberikan peluang yang lebih luas bagi para pencari kerja di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, mengungkapkan bahwa sejak Januari hingga Agustus 2025, terdapat 631.018 lowongan dari 89.853 perusahaan dengan total kebutuhan tenaga kerja mencapai 786.628 orang.

“Data ini bukan sekadar angka, melainkan bukti nyata optimisme dunia usaha. Kami ingin masyarakat juga memiliki semangat yang sama untuk menjemput peluang ini,” ujar Cris dalam siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (11/9/2025).

Lonjakan Lowongan di Bulan Agustus

Sepanjang Agustus 2025, melalui kanal rekrutmen SIAPkerja-Karirhub Kemnaker, Job Portal, serta berbagai platform daring lainnya, tercatat 117.173 lowongan dari 35.157 perusahaan. Dari jumlah tersebut, kebutuhan tenaga kerja mencapai 137.796 orang.

Beberapa posisi yang paling banyak dibutuhkan antara lain:

  • Sales & Marketing: 5.212 orang

  • Host Live Streaming: 3.373 orang

  • Staff Finance & Accounting: 1.446 orang

  • Barista: 1.430 orang

  • Waiter: 1.336 orang

Permintaan tenaga kerja di sektor digital juga terus meningkat, terutama untuk Content Creator (1.187 orang) dan Front-End Developer (1.072 orang).

Hingga Senin (8/9/2025), masih tersedia 77.051 lowongan dari 27.333 perusahaan dengan kebutuhan mencapai 110.495 tenaga kerja yang siap diisi oleh para pencari kerja.

Sektor Digital dan Kreatif Jadi Penggerak

Cris menjelaskan, sektor-sektor yang paling berkontribusi dalam pertumbuhan pasar kerja tahun ini meliputi Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Perdagangan, Industri Pengolahan, Makanan dan Minuman, serta Tekstil dan Mode.

Menurutnya, pergeseran kebutuhan tenaga kerja yang mengarah ke sektor digital dan kreatif menjadi peluang emas, terutama bagi generasi muda yang memiliki keterampilan teknologi dan inovasi.

“Kesempatan kerja semakin terbuka. Saatnya masyarakat bergerak maju dengan optimisme agar masa depan kerja Indonesia semakin cerah,” tegas Cris.

Strategi Kemnaker Perkuat Pasar Kerja

Untuk menjaga keberlanjutan tren positif ini, Kemnaker terus memperkuat ekosistem ketenagakerjaan melalui:

  • Integrasi digital dalam sistem ketenagakerjaan

  • Peningkatan kualitas pelatihan vokasi

  • Perluasan kerja sama dengan dunia usaha dan industri

Dengan langkah ini, pemerintah berharap pasar kerja Indonesia semakin kompetitif dan mampu menghadapi tantangan global.

Penulis : dafri jh

Editor : guntar

Berita Terkait

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan
Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen
Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:39 WIB

Ateng Sutisna Desak Pemerintah Benahi Pasar Modal, Ancaman Turun Kelas MSCI Jadi Peringatan

Senin, 2 November 2026 - 13:51 WIB

Investasi Rp1.010 Triliun Diklaim Tumbuh, Hafisz Tohir Soroti Lelang SUN Anjlok 50 Persen

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Berita Terbaru