BOGOR – Dua bangunan SD Negeri (SDN) Cimahpar 5, Kota Bogor, yang telah lama mengalami kebocoran kini mendapat perhatian pemerintah.
Sekolah tersebut mendapatkan bantuan revitalisasi senilai Rp 2,4 miliar melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto.
Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar, mengingat kondisi sebelumnya sering mengganggu siswa. Salah satu murid kelas 6, Dea, mengaku senang sekolahnya akan dibangun kembali.
“Senang banget, soalnya sebelumnya atapnya pada bocor. Sekarang jadi lebih semangat belajar,” kata Dea, Rabu pagi (13/8/2025).
Dea bercerita, saat musim hujan, sebagian ruang kelas mengalami kebocoran. Bahkan, beberapa lantai keramik retak hingga ada yang lepas.
“Kalau hujan, kadang kami pindah ke bagian yang nggak bocor. Kadang juga ditampung pakai ember,” ujarnya.
Saat ini, proses belajar mengajar dipindahkan sementara ke SDN Ciparigi 1 dan sejumlah sekolah sekitar. Meski belum merasakan bangunan barunya, Dea sudah membayangkan suasana belajar yang lebih baik.
“Pengen kelasnya lebih bagus, lebih nyaman. Walau belum jadi, rasanya sudah kebayang enaknya,” ucapnya sambil tersenyum.
Revitalisasi bangunan SDN Cimahpar 5 ditargetkan selesai pada Desember 2025, bertepatan sebelum kelulusan siswa kelas 6. Pemerintah Kota Bogor berharap, dengan selesainya pembangunan ini, para siswa bisa menikmati fasilitas pendidikan yang aman dan layak.
Penulis : amanda az
Editor : reni diana






