Revitalisasi Rp 2,4 Miliar untuk SDN Cimahpar 5 Bogor, Murid Antusias Menunggu Gedung Baru

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dea (tengah) murid SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor (foto. lazir-rentak.id)

Dea (tengah) murid SD Negeri Cimahpar 5, Kota Bogor (foto. lazir-rentak.id)

BOGOR – Dua bangunan SD Negeri (SDN) Cimahpar 5, Kota Bogor, yang telah lama mengalami kebocoran kini mendapat perhatian pemerintah.

Sekolah tersebut mendapatkan bantuan revitalisasi senilai Rp 2,4 miliar melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan dari Presiden Prabowo Subianto.

Revitalisasi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kegiatan belajar mengajar, mengingat kondisi sebelumnya sering mengganggu siswa. Salah satu murid kelas 6, Dea, mengaku senang sekolahnya akan dibangun kembali.

“Senang banget, soalnya sebelumnya atapnya pada bocor. Sekarang jadi lebih semangat belajar,” kata Dea, Rabu pagi  (13/8/2025).

Dea bercerita, saat musim hujan, sebagian ruang kelas mengalami kebocoran. Bahkan, beberapa lantai keramik retak hingga ada yang lepas.

“Kalau hujan, kadang kami pindah ke bagian yang nggak bocor. Kadang juga ditampung pakai ember,” ujarnya.

Saat ini, proses belajar mengajar dipindahkan sementara ke SDN Ciparigi 1 dan sejumlah sekolah sekitar. Meski belum merasakan bangunan barunya, Dea sudah membayangkan suasana belajar yang lebih baik.

“Pengen kelasnya lebih bagus, lebih nyaman. Walau belum jadi, rasanya sudah kebayang enaknya,” ucapnya sambil tersenyum.

Revitalisasi bangunan SDN Cimahpar 5 ditargetkan selesai pada Desember 2025, bertepatan sebelum kelulusan siswa kelas 6. Pemerintah Kota Bogor berharap, dengan selesainya pembangunan ini, para siswa bisa menikmati fasilitas pendidikan yang aman dan layak.

Penulis : amanda az

Editor : reni diana

Berita Terkait

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang
TKA 2026 Ditutup, 4,2 Juta Siswa Sudah Mendaftar
Abdul Mu’ti Tegaskan Pendidikan Pancasila Tak Cukup Diajarkan di Kelas, Ini yang Diperkuat Kemendikdasmen
Forses 2026 Digelar, Mendiktisaintek Dorong K/L Perkuat Sinergi dan Pelayanan Publik

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Minggu, 11 Oktober 2026 - 08:56 WIB

Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:05 WIB

Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:48 WIB

FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terbaru