Mendes PDT Yandri Susanto Panen Raya Bersama Kejaksaan di Lampung Tengah

- Penulis

Kamis, 14 Agustus 2025 - 16:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mendes PDT Yandri Susanto menghadiri kegiatan Panen Raya dan Tanam Bersama di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Dok. rentak.id)

Mendes PDT Yandri Susanto menghadiri kegiatan Panen Raya dan Tanam Bersama di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah. Dok. rentak.id)

LAMPUNG TENGAH – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menghadiri kegiatan Panen Raya dan Tanam Bersama di Desa Tempuran, Kecamatan Trimurjo, Kabupaten Lampung Tengah, Kamis (14/8/2025).

Acara ini merupakan bagian dari program Petani Mitra Adhyaksa yang digagas Kejaksaan Negeri Lampung Tengah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Di bawah guyuran hujan, Mendes Yandri bersama Jaksa Agung Muda Intelijen Reda Manthovani dan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal tampak bersemangat memanen padi menggunakan mesin panen. Setelah itu, mereka melanjutkan dengan Tanam Bersama menggunakan Mesin Tanam Padi, di mana Mendes Yandri bahkan ikut mengoperasikannya sambil mengenakan topi caping.

Mendes Yandri mengapresiasi sinergi strategis antara Kejaksaan dan para petani dalam membangun swasembada pangan.

“Saya sebagai Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal tentu mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Kejaksaan Agung melalui program Petani Mitra Adhyaksa. Karena kita semua tahu, sumber pangan itu mayoritas berasal dari desa. Program ini sangat sejalan dengan Astacita ke-6 Presiden, yaitu membangun dari desa,” ujar Yandri, yang juga mantan Wakil Ketua MPR RI.

Ia menegaskan, 20% Dana Desa dialokasikan khusus untuk ketahanan pangan dan akan dikolaborasikan lebih intensif dengan program Kejaksaan seperti Jaga Desa.

“Bayangkan, dari total Dana Desa Rp71 triliun, sekitar Rp14 triliun bisa diarahkan untuk mendukung budidaya padi, jagung, bahkan singkong yang potensial di Lampung. Kita pastikan dana itu tidak bocor dan tepat sasaran,” lanjutnya.

Kolaborasi Kejaksaan dan petani dinilai sebagai strategi konkret yang menggabungkan penegakan hukum dengan peningkatan kesejahteraan desa.

“Kalau petaninya kita dampingi, pupuk tidak bermasalah, panennya berhasil, maka kesejahteraan akan jadi kenyataan. Dan ini yang sedang dibangun oleh Kejaksaan dan para petani,” kata Yandri.

Sementara itu, Reda Manthovani menegaskan keberhasilan panen ini tidak hanya berdampak pada Lampung Tengah, tetapi juga berpotensi memberi efek domino bagi ketahanan pangan nasional.

“Dengan berhasilnya panen di sini, tentu akan ada efek domino yang luar biasa. Diharapkan Forkopimda di daerah lain juga ikut mendukung program ketahanan pangan,” ujarnya.

Jamintel juga memastikan program Petani Mitra Adhyaksa akan diperluas ke wilayah Sumatera dan provinsi strategis lainnya.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyambut baik kehadiran program ini, apalagi Lampung menjadi lokasi pertama di Pulau Sumatera.

“Lampung memang layak menjadi pusat percontohan karena peran strategisnya sebagai lumbung pangan nasional,” tegas Gubernur.

Acara ini turut dihadiri anggota DPR Sudin dan Ketut Suwendra, Kajati Lampung Danang Suryo Wibowo, Ketua DPRD Lampung Ahmad Giri Akbar, Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya, Forkopimda, serta masyarakat Desa Tempuran.

Mendampingi Mendes Yandri antara lain Inspektur Jenderal Teguh, Staf Khusus M. Khoirul Huda, dan Inspektur V Husen Fahmi.

Penulis : amanda az

Editor : Ami

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka
Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta
Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 20:27 WIB

Kasus Penyadapan Nomor Telepon Presiden Terbongkar, Tiga Orang Jadi Tersangka

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Beban Pajak Pekerja Disorot, KSPI Usulkan PTKP Naik Jadi Rp7,5 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Berita Terbaru