SMK Disiapkan Cetak Lulusan BMW: Bekerja, Melanjutkan, dan Wirausaha

- Penulis

Senin, 28 April 2025 - 10:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abdul Mu'ti saat meresmikan Teaching Factory Jahemu di SMK Muhammadiyah 3 Metro, Lampung. (dok. kemendikdasmen)

Abdul Mu'ti saat meresmikan Teaching Factory Jahemu di SMK Muhammadiyah 3 Metro, Lampung. (dok. kemendikdasmen)

JAKARTA – Pendidikan kejuruan di Indonesia akan memasuki babak baru. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa ke depan, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) akan dipersiapkan secara khusus untuk mencetak lulusan yang mampu Bekerja, Melanjutkan pendidikan, atau berWirausaha (BMW) dengan kompetensi tinggi dan daya saing global.

“Pendidikan di SMK ini adalah bagian dari ikhtiar kita memberikan kesempatan kepada putra-putri bangsa untuk mengembangkan potensi dan keterampilannya,” ujar Abdul Mu’ti saat meresmikan Teaching Factory “Jahemu” di SMK Muhammadiyah 3 Metro, Lampung, Sabtu (26/4/2025).

“Kita didik mereka agar menjadi generasi yang serba tahu, serba bisa, dan tetap berakhlak mulia.”

Abdul Mu’ti menekankan bahwa lulusan SMK ke depan tidak boleh hanya mengantongi ijazah. “Mereka harus juga memiliki sertifikat keahlian yang menunjukkan kompetensinya. Ini penting untuk memperkuat daya saing mereka di dunia kerja,” jelasnya.

Untuk mendukung itu, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) telah menggandeng Kementerian Ketenagakerjaan. Salah satu bentuk kerja sama tersebut adalah memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai tempat praktik nyata bagi siswa SMK. “Dengan fasilitas dan pelatihan yang sesuai kebutuhan industri, siswa kita bisa lebih siap terjun ke dunia kerja,” tambah Abdul Mu’ti.

Tidak hanya soal kesiapan kerja, Kemendikdasmen juga mendorong tumbuhnya jiwa wirausaha di kalangan siswa SMK. “Kami ingin lulusan SMK tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja,” tegasnya. Menurutnya, membangun mental kewirausahaan sejak di bangku sekolah menjadi kunci agar lulusan mampu bersaing bahkan membuka peluang baru bagi orang lain.

Dalam kesempatan yang sama, Kenzo Farrel, siswa kelas XI SMK Muhammadiyah 3 Metro, berbagi pengalaman terlibat dalam program Teaching Factory “Jahemu.” Ia bercerita, produksi Jahemu — yang fokus pada produk berbasis herbal — awalnya hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar UMKM lokal.

“Sekarang, dalam satu kali produksi, kami bisa menghasilkan sampai 1 kuintal produk dengan tim beranggotakan 15 orang,” ujar Kenzo penuh semangat. Ia menambahkan, Jahemu saat ini telah bekerja sama dengan Putra Baru Swalayan untuk distribusi di wilayah Lampung.

“Harapannya, ke depan produksi bisa lebih banyak dan jangkauan pemasaran kami makin luas,” kata Kenzo optimistis.

Melalui program-program seperti ini, visi besar SMK sebagai pusat pengembangan keterampilan dan jiwa kewirausahaan tampaknya mulai menemukan jalannya.

Penulis : amanda az

Editor : ameri

Berita Terkait

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai
Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan
SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga
PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut
200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan
Sekolah di Yogyakarta Perkuat Literasi dan Numerasi Lewat STEM Berbasis PISA
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
Dua Ruang Kelas Roboh Akibat Gempa Nagekeo, Guru SD Katolik Doki Tak Berhenti Mengajar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 09:08 WIB

20 Talenta Vokasi Indonesia Siap Bertarung di WorldSkills Competition 2026 Shanghai

Rabu, 16 September 2026 - 15:09 WIB

Kekerasan Anak Terjadi di Rumah, Sekolah hingga Pesantren, DPR Soroti Sistem Perlindungan

Rabu, 16 September 2026 - 14:01 WIB

SatuBeasiswa Indonesia Himpun 465 Jenis Beasiswa dari Berbagai Lembaga

Rabu, 16 September 2026 - 10:23 WIB

PTGMI Lumajang Edukasi 100 Santri, Ajarkan Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Minggu, 13 September 2026 - 08:15 WIB

200 Mahasiswa Dikukuhkan di AMN Surabaya, Kemdiktisaintek: Keragaman adalah Kekuatan

Berita Terbaru