Pariwisata Jadi Tameng Ekonomi, Menpar Widiyanti: Ini Ekspor Jasa yang Tak Terkena Tarif Dagang!

- Penulis

Sabtu, 5 April 2025 - 13:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (dok.rentak.id)

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana. (dok.rentak.id)

JAKARTA – Di tengah tekanan global akibat kebijakan tarif perdagangan dari Amerika Serikat, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan bahwa pariwisata bisa menjadi benteng pertahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, sektor ini adalah sumber devisa yang tak tersentuh hambatan tarif seperti halnya ekspor barang.

“Ketika ekspor barang terkena tarif tinggi, kita harus melihat sektor lain yang bisa menjadi penyeimbang. Pariwisata adalah bentuk ekspor jasa yang tidak terganggu oleh kebijakan tarif dagang. Dengan menarik lebih banyak wisatawan mancanegara, kita dapat menjaga stabilitas Rupiah dan cadangan devisa,” ujar Menpar Widiyanti, Sabtu (5/4/2025).

Pernyataan itu merespons kebijakan ‘Tarif Timbal Balik’ yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump terhadap sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Dalam situasi seperti ini, kata Menpar, Indonesia harus cermat melihat potensi domestik yang dapat diandalkan secara strategis.

“Pariwisata kita memiliki kekayaan yang luar biasa—dari alam, budaya, hingga kreativitas masyarakat. Tapi saat ini, kunjungan wisatawan mancanegara masih sangat terpusat pada destinasi tertentu,” katanya.

“Padahal, potensi kita tersebar dari Sabang sampai Merauke.”

Kemenpar, lanjutnya, mengajak semua pelaku industri pariwisata untuk segera beradaptasi dan mengambil peran.

“Kita butuh kesiapan destinasi, produk wisata yang berkualitas, tenaga kerja andal, serta promosi yang terarah. Semua ini harus dilakukan secara terintegrasi,” ujarnya.

Menpar juga menekankan pentingnya mendistribusikan manfaat ekonomi dari sektor ini secara merata.

“Pariwisata tidak hanya milik kota besar atau tempat populer saja. Kami terus mengembangkan desa wisata agar ekonomi tumbuh dari bawah,” ucapnya.

Menurut Widiyanti, tidak hanya memperluas manfaat ekonomi, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada sektor ekspor manufaktur yang rentan terkena tarif.

Ia menyebut bahwa wisatawan dengan preferensi pengalaman berkualitas cenderung tetap melakukan perjalanan meski terjadi fluktuasi harga global.

“Segmen wisatawan seperti ini lebih tahan terhadap gejolak. Kita harus menangkap peluang ini,” kata Menpar.

“Ruang bagi pelaku usaha pariwisata masih sangat luas, dan kami mendukung penuh pengembangan sektor seperti wisata maritim, gastronomi, dan wellness lewat program Pariwisata Naik Kelas.”

Dengan berbagai langkah tersebut, Menpar Widiyanti optimistis pariwisata bisa menjadi penopang utama perekonomian nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai destinasi unggulan dunia. ***

 

Penulis : amanda az

Editor : regardo

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru