Bantuan Kemanusiaan Indonesia untuk Korban Gempa Myanmar: TNI, BNPB, dan Basarnas Terlibat

- Penulis

Kamis, 3 April 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bangunan hancur akibat gempa di Myanmar. (foto.istimewa)

Bangunan hancur akibat gempa di Myanmar. (foto.istimewa)

JAKARTA – Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Kamis (3/4/2025).

Pengiriman bantuan ini dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno sebagai bentuk solidaritas Indonesia terhadap negara-negara ASEAN dan bagian dari kepemimpinan dalam penanggulangan bencana di kawasan.

“Saya bersama Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Komisi VIII DPR RI, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan kementerian/lembaga terkait akan segera berangkat ke Myanmar. Kami dijadwalkan tiba di Naypyidaw petang nanti, sebelum melanjutkan perjalanan ke Yangon,” ujar Menko PMK.

Gempa berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Sagaing – Mandalay, Myanmar, pada Jumat (28/3/2025), dengan guncangan yang dirasakan hingga India, Bangladesh, Thailand, dan China.

Gempa ini diikuti oleh gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo, menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur, korban jiwa, dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal.

Menko PMK menjelaskan bahwa bantuan ini telah melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam Rapat Tingkat Menteri pada Minggu (30/3/2025).

Keputusan strategis dalam rapat tersebut mencakup mekanisme pengiriman Tim Urban Search and Rescue (USAR), Emergency Medical Team (EMT), serta bantuan logistik untuk mendukung upaya tanggap darurat.

“Ini merupakan tahap ketiga dari pengiriman bantuan. Tahap pertama diberangkatkan pada Senin, disusul tahap kedua pada Selasa dengan dua kloter. Hari ini kami mengirim dua pesawat: satu untuk penumpang dan satu untuk kargo,” jelasnya.

Sebelumnya, tim pendahulu telah diberangkatkan pada 31 Maret 2025 untuk asesmen awal, diikuti pengiriman tim USAR dan TNI berjumlah 73 personel pada 1 April 2025 untuk operasi penyelamatan.

Menko PMK mengapresiasi seluruh pihak yang berkolaborasi dalam pengiriman bantuan ini, termasuk kementerian dan lembaga terkait serta jajaran TNI/Polri yang mendukung kelancaran proses ini.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama. Kolaborasi ini memungkinkan kita memberikan bantuan dengan cepat kepada saudara-saudara kita di Myanmar,” ujar Menko PMK. ***

 

 

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal
Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:09 WIB

TECNO MEGABOOK K15S Hadir dengan Layar 15 Inci, Dukung Produktivitas Lebih Maksimal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru