RENTAK.ID – Musibah kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Kelurahan Berandan Barat, Kecamatan Babalan, Kabupaten Langkat.
Sebanyak 19 unit rumah di Jalan Irian Barat Gang Buntu dan Gang Merpati, Lingkungan IV Kartini, dilalap api pada Kamis sore (20/3), sekitar pukul 17.30 WIB.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai lebih dari satu miliar rupiah.
Camat Babalan, Restra, mengonfirmasi kejadian tersebut saat ditemui pada Jumat (21/3). “Kami turut prihatin atas musibah ini. Sebanyak 19 rumah warga hangus terbakar. Syukurlah, tidak ada korban jiwa,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata, api pertama kali terlihat dari salah satu rumah milik Fitriwati (43), yang saat kejadian sedang tidak berada di tempat.
Warga sekitar, termasuk Musfi Pradifta, berupaya mendobrak pintu rumah dan memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, karena kondisi rumah saling berhimpitan, kobaran api cepat merembet ke bangunan lain.
Beberapa nama pemilik rumah yang terdampak dalam insiden ini di antaranya Marianto (60), Rahmad Ginting (55), Juliani (47), Boneh (59), Ilyas AR (73), Rahmat Tanjung (55), Mahliyqn (75), Rizaldi Syahputra (33), Baharuddin (77), Dodi Sahoutra (42), Irna Soraya (37), Arianto, Joko Sahrial, Fatimah, Heri, Nurhayati, Nursiah/Intan, dan Khairul Amri.
Melihat api yang semakin tak terkendali, pihak kelurahan dan kecamatan segera menghubungi berbagai tim pemadam kebakaran.
Bantuan datang dari berbagai unit, termasuk Damkar Pertamina, Pertagas, Damkar Pangkalan Susu, Sei Lepan, dan Tanjung Pura.
Proses pemadaman berlangsung dramatis dan melibatkan warga sekitar. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 19.45 WIB.
“Total kerugian yang dialami warga mencapai lebih dari Rp1 miliar. Saat ini, kami masih berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan bantuan kepada para korban,” tambah Camat Restra.
Pihak kepolisian bersama aparat setempat masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran ini. Sementara itu, bantuan logistik dan kebutuhan pokok mulai disalurkan kepada warga yang kehilangan tempat tinggal.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: Antara Sumut













