Bus Jamaah Pengajian Sukoharjo Tergelincir di Wonogiri, Satu Tewas dan 16 Terluka

- Penulis

Selasa, 18 Maret 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bus Jamaah Pengajian Sukoharjo Tergelincir di Wonogiri, Satu Tewas dan 16 Terluka. (joglosemarnews)

Bus Jamaah Pengajian Sukoharjo Tergelincir di Wonogiri, Satu Tewas dan 16 Terluka. (joglosemarnews)

RENTAK.ID – Sebuah kecelakaan tragis menimpa rombongan jamaah pengajian asal Sukoharjo di wilayah Kecamatan Pracimantoro, Kabupaten Wonogiri, Senin malam (17/3/2025).

Bus yang mengangkut sekitar 30 penumpang itu terguling ke jurang sedalam dua meter di Dusun Bakalan, Desa Gambirmanis.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat bus dalam perjalanan pulang usai mengikuti pengajian.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kecelakaan bermula ketika sopir bus berupaya menghindari sebuah genset yang berada di badan jalan.

Sayangnya, upaya tersebut membuat kendaraan kehilangan kendali hingga keluar jalur dan tergelincir ke jurang di sisi jalan.

Akibat insiden itu, satu orang penumpang dinyatakan meninggal dunia di lokasi.

Sementara 16 penumpang lainnya mengalami luka-luka, mulai dari luka ringan hingga serius.

Seluruh korban luka segera dilarikan ke RSU Maguan Husada Pracimantoro untuk mendapatkan penanganan medis.

Camat Pracimantoro, Warsito, membenarkan kejadian tersebut dan menyebut seluruh penumpang merupakan orang dewasa yang tergabung dalam rombongan pengajian.

Pihak kepolisian dari Polres Wonogiri juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Kasihumas Polres Wonogiri, AKP Anom Prabowo, menyampaikan bahwa proses evakuasi dan pendataan masih berlangsung guna mengungkap secara pasti kronologi kecelakaan.

“Saat ini fokus kami adalah memastikan seluruh korban mendapatkan perawatan dan melakukan penyelidikan mendalam terkait penyebab kecelakaan ini,” ujar AKP Anom.

Hingga berita ini ditulis, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi sudah kembali normal setelah proses evakuasi selesai dilakukan.***

 

 

Editor : Ayham

Sumber Berita: Joglosemarnews.id

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru