Ngopi Usai Tarawih, Warung Kopi di Aceh Tamiang Dipenuhi Pengunjung saat Ramadan

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025 - 23:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Setiap malam selama bulan Ramadan, warung kopi di Aceh Tamiang, Provinsi Aceh, selalu dipadati pengunjung usai Salat Tarawih.

Tradisi ngopi bersama teman sambil berbincang ringan tentang berbagai topik, mulai dari politik hingga ekonomi, telah menjadi rutinitas yang terus terjaga di kalangan masyarakat dari mulai remaja hingga orang dewasa.

Pengamatan media ini, Ahad malam (16/03/2025), di Aceh Tamiang , hampir setiap warung kopi dipadati oleh pengunjung. Seperti salah satu warung kopi yang berlokasi di daerah Karang Baru ini, tampak ramai suasana di malam ke 15 Ramadan 1446 Hijriyah.

Muliansyah, salah seorang pengunjung mengutarakan perasaannya yang tuntas terbayarkan setelah meneguk kopi hitam. Bagaimana tidak, ia menyebut kelegaannya menyeruput pekatnya kopi hitam setelah menahan puasa kurang lebih selama 14 jam.

“Rasanya terbayarkan setelah seharian menahan untuk tidak merasakan pekatnya kopi hitam,” tuturnya.

Selain minum kopi, Muliansyah yang datang bersama lima orang rekannya menyebut, obrolan yang dibincangkan juga beragam, Mulai dari politik, ekonomi hingga mozaik keislaman.

“Kami datang berlima usai Salat Tarawih, topik yang dibicarakan macam-macam, ada politik, ekonomi bisa Mozaik keislaman,” katanya.

Pengunjung lainnya, Hilal mengatakan kebiasaan ngopi usai Salat Tarawih sudah dilakoninya sejak SMA, saat diajak oleh orang tuanya. Menurutnya, tradisi ini sudah dari zaman orang tuanya. Dirinya pun mengaku sulit menemukan warung kopi yang sepi setelah salat tarawih.

“Udah dari lama bang, udah jadi kebiasaan karena sering ikut ayah waktu sekolah, karena mungkin dari zaman, jadinya kebawa sampai sekarang, dan kalau nggak cepat datang, warung kopi penuh lah” Jelas Hilal.

Sementara itu, Ivan seorang pramusaji mengatakan pada bulan Ramadan ini warung kopi tempat dia bekerja baru akan dibuka setelah dilaksanakannya ibadah Salat Tarawih dan akan tutup pada pukul 01:00 WIB dini hari.“Kami baru mulai buka abis orang salat tarawih bang, kalau tutupnya jam satu,” ungkap Ivan.(***/***)

 

Penulis : Rky

Editor : Ami

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru