Pagi Ini, Dosen Seluruh Indonesia Gelar Aksi Damai di Istana Negara, Tuntut Kejelasan Tunjangan Kinerja

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025 - 00:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Aliansi Dosen Kemdiktisaintek Seluruh Indonesia (Adaksi) akan menggelar aksi damai di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin pagi (3/2/2025), guna menyuarakan tuntutan terkait tunjangan kinerja (TUKIN) yang tak kunjung cair.

Narahubung Adaksi, Anggun Gunawan, menegaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk aspirasi para dosen yang merasa hak mereka diabaikan oleh pemerintah.si terhadap isu kesejahteraan dosen, khususnya terkait Tunjangan Kinerja (TUKIN) yang hingga kini belum ada

“Aksi damai ini kami selenggarakan sebagai bentuk aspirakejelasan dari pemerintah,” ujar Anggun, Minggu  (2/2/2025).

Aksi damai ini akan berlangsung pada: Hari/Tanggal: Senin, 3 Februari 2025, Waktu: 08.00 – 15.00 WIB dengan tempat Sekitar Istana Merdeka, Jakarta

Agenda aksi meliputi: rasi dan Penyampaian Aspirasi, Aksi Simbolis dan Teatrikal, Lanjutan Orasi dan Diskusi dengan Media dan Penyerahan Surat Resmi Aspirasi/Tuntutan.

Sebelumnya, puluhan perwakilan dosen dari berbagai daerah di Sumatra Barat (Sumbar) mulai bergerak menuju Jakarta pada Sabtu (1/2) dengan menempuh perjalanan darat. Mereka diperkirakan tiba di Jakarta pada Minggu (2/2) untuk bergabung dengan rekan-rekan dari daerah lain dalam aksi damai tersebut.

Sekretaris Adaksi Sumbar, Demas Bayu Handika, menegaskan bahwa aksi ini bukan sekadar unjuk rasa, melainkan upaya memperjuangkan hak yang telah tertunda bertahun-tahun.

“Para dosen tidak meminta belas kasihan, tetapi menuntut hak mereka yang telah tertunda sejak tahun 2020,” tegasnya.

Demas juga berharap aksi ini mendapat perhatian luas dari publik dan media, agar pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam merealisasikan tunjangan kinerja bagi para dosen ASN.

“Kami berharap kehadiran rekan-rekan media dapat membantu menyuarakan aspirasi kami kepada publik secara luas,” tambahnya.

Aksi damai ini diharapkan berjalan tertib dan menjadi momentum penting dalam perjuangan kesejahteraan dosen di seluruh Indonesia. ***

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi
Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah
SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Sekolah, Korban Capai 1.000 Orang

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:44 WIB

Dua Tahun Belajar Pagi-Sore, SMAN 7 Pontianak Akhirnya Dapat Bantuan Revitalisasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Kunjungi Rumah Mahasiswa Unram, Lalu Hadrian Ungkap Pentingnya KIP Kuliah

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:44 WIB

SMA Unggul Garuda Jangkau 51 Titik, Penerimaan Siswa Baru 2027/2028 Disosialisasikan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Berita Terbaru