MTQ Internasional ke-4 di Jakarta Angkat Isu Lingkungan dan Kemanusiaan, Diikuti 38 Negara

- Penulis

Selasa, 28 Januari 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Internasional ke-4 di Jakarta pada 28 Januari hingga 2 Februari 2025. Acara ini dihadiri oleh 60 peserta dari 38 negara dengan tema besar Al-Qur’an, Environment, and Humanity for Global Harmony (Al-Qur’an, Lingkungan, dan Kemanusiaan untuk Harmoni Global).

Direktur Penerangan Agama Islam Kemenag, Ahmad Zayadi, menegaskan bahwa tema ini dipilih untuk menunjukkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya mengatur aspek ibadah, tetapi juga memberikan panduan mengenai pelestarian lingkungan dan nilai-nilai kemanusiaan. “Kami ingin melalui MTQ ini, dunia melihat bagaimana Al-Qur’an mampu menjadi pedoman untuk mempererat hubungan kemanusiaan sekaligus menjaga kelestarian bumi,” ujar Zayadi.

Ia juga menambahkan bahwa MTQ ini memiliki tujuan lain, yaitu memperkenalkan Indonesia sebagai negara yang kaya akan keberagaman agama, budaya, dan suku, namun tetap hidup harmonis. “Indonesia harus menjadi contoh nyata bagi dunia dalam mengelola perbedaan. Kami ingin menginspirasi peserta internasional bahwa keberagaman bisa menjadi kekuatan,” tambahnya.

Persiapan dan Kegiatan Pendukung

Zayadi mengungkapkan bahwa kegiatan penyelenggaraan MTQ telah siap dilaksanakan. Sebanyak 22 dewan hakim berstandar internasional dipastikan hadir, termasuk 15 hakim asal Indonesia dan sisanya dari berbagai negara seperti Timur Tengah, Afrika, dan Asia Tenggara.

Selain kompetisi utama, rangkaian kegiatan pendukung seperti seminar Al-Qur’an, pameran kaligrafi internasional, dan workshop penulisan mushaf akan memeriahkan acara. Para peserta juga dijadwalkan mengikuti tur kota ke beberapa lokasi, termasuk Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an dan Masjid Istiqlal. “Kunjungan ini akan menyoroti harmoni keberagaman melalui pameran di Terowongan Silaturahmi,” jelas Zayadi.

MTQ tahun ini juga mengedepankan digitalisasi. “Kami telah menyiapkan aplikasi e-Maqra’ untuk memudahkan peserta, tampilan panggung digital yang interaktif, serta siaran langsung untuk menjangkau audiens global,” ungkapnya.

Seleksi dan Antusiasme Peserta

Jumlah negara peserta tahun ini meningkat signifikan dibandingkan pelaksanaan sebelumnya. Pada 2015, MTQ hanya diikuti 21 negara, sementara tahun ini ada 38 negara yang berpartisipasi. “Seleksi dilakukan secara online pada Desember 2023, diikuti oleh delegasi dari 187 negara. Dari seleksi tersebut, 60 peserta terbaik berhasil lolos ke grand final,” ujar Zayadi.

Sementara itu, Kasubdit Lembaga Tilawah dan Musabaqah Al-Qur’an, Rijal Ahmad Rangkuty, menegaskan bahwa Kemenag bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri, untuk memastikan pelaksanaan MTQ berjalan lancar. “Kami berkomitmen memberikan yang terbaik, baik dalam penyelenggaraan maupun komunikasi dengan peserta dan dewan juri internasional,” katanya.

Dengan tema yang relevan secara global dan keterlibatan peserta dari berbagai benua, MTQ Internasional ke-4 ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarbangsa dan memperkuat peran Al-Qur’an dalam mewujudkan harmoni dunia. (RKL)

Berita Terkait

Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Peringatan HUT ke-81 RI, Dihadiri 100 Ribu Jemaah
Pondok Pesantren Khomsani Nur Kembali Melahirkan Dua Hafiz Al-Qur’an 30 Juz
Kemenag Luncurkan Gernas RANA, Perkuat Perlindungan Anak di Pesantren dan Madrasah dari Berbagai Bentuk Kekerasan
Dompet Dhuafa Gelar Program BesTeam “Belanja Ceria Tebar Bahagia” Bersama 120 Anak Yatim di Jakarta Pusat

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 09:39 WIB

Imam Besar dari 46 Negara Berkumpul di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden IAMI

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Maulid Nabi dan Wisuda Tahfidz Al-Qur’an ke-5 Ponpes Khomsani Nur Berjalan Lancar dan Sukses

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Minggu, 2 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Peringatan HUT ke-81 RI, Dihadiri 100 Ribu Jemaah

Berita Terbaru