Kemnaker Tekankan Kolaborasi Pemerintah, Industri, dan Perguruan Tinggi untuk Siapkan Tenaga Kerja Era Industri 5.0

- Penulis

Kamis, 23 Januari 2025 - 08:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RENTAK.ID – Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Anwar Sanusi menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dan perguruan tinggi untuk menciptakan tenaga kerja yang terampil dan siap menghadapi tantangan Era Industri 5.0.

Era Industri 5.0, menurut Anwar, memerlukan tenaga kerja yang tidak hanya mahir dalam keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kemampuan beradaptasi, kreativitas, serta pemahaman yang mendalam tentang teknologi digital.

“Karena itu, sinergi yang solid antara pemerintah, dunia usaha, dan lembaga pendidikan tinggi menjadi kunci untuk membangun ekosistem tenaga kerja yang kompetitif,” kata Anwar dalam pemaparannya di hadapan peserta seminar nasional dalam rangka Dies Natalis ke-58 Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida) Jakarta, Rabu (22/1/2025).

Anwar juga menegaskan bahwa pengembangan kurikulum pendidikan tinggi yang sesuai dengan tuntutan industri saat ini harus menjadi prioritas. Pasalnya, perguruan tinggi merupakan mitra strategis dalam menghasilkan lulusan yang siap terjun ke dunia kerja.

“Keterlibatan dunia usaha sangat penting untuk memberikan pengalaman praktis bagi tenaga kerja kita, agar mereka siap dengan tantangan pasar kerja global,” tambahnya.

Lebih lanjut, Anwar menyampaikan bahwa Kemnaker telah meluncurkan sejumlah program unggulan untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja, antara lain pelatihan berbasis digital, sertifikasi kompetensi, serta penguatan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dengan teknologi modern.

Kemnaker, ujar Anwar, juga berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor melalui forum dialog, nota kesepahaman (MoU), serta berbagai program kemitraan lainnya.

“Dengan langkah ini, diharapkan Indonesia mampu mencetak SDM yang unggul dan berdaya saing di tingkat internasional,” tutup Anwar.(***)

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru