Perkuat Identitas Bangsa, Menteri Kebudayaan Dorong Pemanfaatan Platform Digital untuk Literasi dan Promosi Budaya

- Penulis

Rabu, 13 November 2024 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, M.Sc., bersama Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, S.Ikom, menghadiri acara Pengukuhan Sahabat Wiwara, sebuah inisiatif dari Indonesiana. Dok. Kemenbud)

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, M.Sc., bersama Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, S.Ikom, menghadiri acara Pengukuhan Sahabat Wiwara, sebuah inisiatif dari Indonesiana. Dok. Kemenbud)

JAKARTA – Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Dr. Fadli Zon, M.Sc., bersama Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha, S.Ikom, menghadiri acara Pengukuhan Sahabat Wiwara, sebuah inisiatif dari Indonesiana.

TV yang bertujuan memperkuat pendidikan kebudayaan melalui integrasi konten budaya. Acara ini berlangsung pada 12 November 2024 di Jakarta.

Dalam sambutannya, Menteri Fadli Zon menekankan pentingnya mempertahankan dan mengembangkan budaya dalam kehidupan sehari-hari sebagai cara memperkuat jati diri bangsa di tengah arus globalisasi.

“Kita harus memperkuat identitas budaya kita, terutama melalui literasi digital dan promosi di platform digital serta media sosial,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa platform digital adalah kesempatan besar untuk memajukan kebudayaan, khususnya bagi generasi muda yang merupakan pengguna utama internet.

“Dengan lebih dari 221 juta pengguna internet di Indonesia, ini adalah peluang besar bagi kita untuk menjangkau mereka dengan edukasi budaya,” lanjutnya.

Menteri Fadli Zon secara khusus mengapresiasi inisiatif modul Wiwara dan pengukuhan Sahabat Wiwara.

Menurutnya, Wiwara, yang berarti “gerbang” dalam bahasa Sanskerta, adalah modul pendamping yang dirancang untuk memanfaatkan konten dari Indonesiana.

TV sebagai alat belajar bagi para guru, tenaga kependidikan, dan orang tua. “Wiwara memungkinkan kita untuk menyampaikan nilai-nilai budaya seperti gotong royong, kejujuran, cinta kasih, dan toleransi secara lebih mendalam kepada generasi muda kita,” katanya.

Ia menekankan bahwa Wiwara harus dioptimalkan oleh para pelajar dan generasi muda.

“Percuma membuat konten digital kalau tidak dimanfaatkan dan disebarkan secara luas,” tegasnya. Sahabat Wiwara terdiri dari para guru dan tenaga pendidikan dari 34 provinsi yang akan menjadi fasilitator dalam program ini, dan Menteri Fadli Zon berharap mereka bisa menjembatani pelestarian budaya dengan generasi muda.

Menteri Fadli Zon menekankan pentingnya agar konten budaya yang diproduksi oleh Indonesiana.TV dapat diakses oleh audiens internasional.

“Harus ada versi bahasa Inggrisnya, baik menggunakan subtitle atau dubbing, sehingga kita bisa menjadikan ini media untuk mempromosikan budaya Indonesia ke kancah global,” jelasnya.

Di akhir pidatonya, ia mengingatkan bahwa bangsa yang beradab adalah bangsa yang menghargai dan memelihara budayanya sendiri.

“Kita harus meningkatkan sense of belonging terhadap budaya kita, menjadikan budaya bagian dari kehidupan sehari-hari, dan memastikan budaya ini tetap hidup di generasi mendatang,” pungkasnya. ***

Berita Terkait

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor
Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A
Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan
Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
Kebakaran Desa Adat Sade Lombok Hanguskan 167 Bangunan, Keris dan Naskah Kuno Ikut Musnah
Fadli Zon Ajak Anak Indonesia Lestarikan Permainan Tradisional di Hari Anak Nasional 2026

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:28 WIB

Kebun Hantu Hadir di TIM, Mengungkap “Hantu” yang Tersimpan dalam Tubuh Aktor

Senin, 28 September 2026 - 11:16 WIB

Candi Batujaya Karawang Jangan Terbengkalai, DPR Dorong Pengembangan Wisata 3A

Jumat, 25 September 2026 - 14:01 WIB

Revitalisasi Keraton Surakarta Dimulai, 13 Kawasan Jadi Sasaran Penataan

Rabu, 9 September 2026 - 07:51 WIB

Restorasi Besar Candi Prambanan Disiapkan, 218 Candi Perwara Masih Runtuh

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Berita Terbaru