Menteri ATR/BPN Tegaskan Keamanan Sertifikat Elektronik, Bantah Isu Peretasan

- Penulis

Sabtu, 22 Februari 2025 - 17:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menanggapi isu terkait keamanan Sertifikat Elektronik. Ia dengan tegas membantah anggapan bahwa sertifikat digital rentan dibobol, dan menyebut informasi tersebut sebagai hoaks yang menyesatkan.

“Sertifikat Elektronik sudah dilengkapi dengan sistem keamanan berlapis dan cadangan data yang kuat. Jika ada percobaan peretasan, tidak mungkin semua data bisa hilang. Berbeda dengan sertifikat fisik yang bisa musnah akibat pencurian, kebakaran, atau bencana lainnya,” ujar Nusron usai acara “Bincang Isu Pertanahan dan Tata Ruang Bersama Menteri ATR/Kepala BPN” di Aula Prona, Jumat (21/02/2025).

Lebih lanjut, Nusron menjelaskan bahwa Sertifikat Elektronik dapat diakses dengan mudah melalui perangkat digital seperti laptop dan ponsel, serta dilindungi oleh sistem firewall yang sangat kuat. Data-data penting disimpan di lima lokasi berbeda dengan tingkat keamanan berlapis, mulai dari first line hingga fifth line.

Menteri ATR/Kepala BPN itu juga menegaskan bahwa narasi yang menyebut Sertifikat Elektronik tidak aman merupakan bentuk upaya untuk melemahkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

“Ada pihak-pihak tertentu yang ingin merusak kepercayaan publik terhadap sistem digital pemerintah yang sudah semakin maju dan transparan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa saat ini pemerintahan memiliki dukungan kuat dari parlemen dan masyarakat, sehingga ada pihak yang merasa terganggu dan berusaha menggoyahkan stabilitas.

“Ketika negara semakin kuat, ada saja yang mencoba melakukan delegitimasi. Kita harus waspada dan tidak boleh lengah menghadapi upaya-upaya seperti ini,” tegas Nusron Wahid.

Acara diskusi tersebut juga dihadiri oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, serta sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kementerian ATR/BPN. (***)

 

Penulis : Rahmat Kurnia Lubis

Editor : Erka

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru