Wirda Mansur Disorot, Komunitas Berbayar yang Dikelolanya Dituding Tak Transparan dan Rugikan Anggota

- Penulis

Rabu, 19 Februari 2025 - 00:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Nama Wirda Mansur kembali menjadi bahan perbincangan publik setelah seorang netizen mengungkap dugaan ketidakterbukaan dalam komunitas berbayar yang ia kelola. Dalam sebuah thread yang viral, netizen tersebut membagikan keluhan dari sejumlah anggota Milenial Anti Bokek (MAB), komunitas yang didirikan oleh Wirda. Banyak yang merasa tertipu setelah bergabung dalam komunitas tersebut.

Menurut laporan, MAB memiliki sekitar 90 ribu anggota, masing-masing telah membayar Rp100 ribu sebagai biaya keanggotaan. Namun, dalam dua tahun terakhir, janji terkait bimbingan kewirausahaan yang seharusnya diberikan tak kunjung terealisasi. Ketika banyak anggota mulai meminta kejelasan dan menuntut pengembalian uang, Wirda justru membagikan kabar pembangunan pesantrennya di Indramayu, Jawa Barat.

“Terakhir ke sini masih tanah kosong, belum ada bangunan sama sekali. Sekarang, alhamdulillah, sudah mulai berdiri. Rencananya ini bakal jadi aula serbaguna dan tambahan asrama karena jumlah santri terus bertambah,” ujar Wirda dalam Instagram Story yang diunggah pada Selasa, 18 Februari 2025.

Dalam unggahannya, Wirda juga terlihat berkeliling ke beberapa kamar santri dan menunjukkan fasilitas pesantren yang sedang direnovasi. Ia bahkan mempromosikan tempat tersebut sebagai pesantren dengan biaya terjangkau tetapi tetap memberikan kenyamanan bagi para santri.

“Alhamdulillah, cek perkembangan Pesantren Daarul Mansur cabang Indramayu. Mohon doanya, ya. Persiapan untuk tahun ajaran baru,” tulisnya.

Di tengah gencarnya tuntutan dari para anggota komunitas MAB yang merasa dirugikan, Wirda justru terlihat sibuk dengan proyek pembangunan pesantrennya. Hal ini menimbulkan pertanyaan di kalangan netizen, apakah dana komunitas benar-benar digunakan sesuai janji awal atau dialihkan untuk proyek lain?

Sebagai informasi, komunitas Milenial Anti Bokek (MAB) didirikan oleh Wirda Mansur pada tahun 2020 dengan tujuan membantu anak muda Indonesia mempelajari dunia bisnis dan kewirausahaan. Dalam komunitas ini, anggota dijanjikan akses ke kelas online mingguan tentang bisnis dan pengembangan diri, serta kesempatan bekerja sama dengan Wirda dalam berbagai proyek usaha. Namun, banyak anggota kini mempertanyakan transparansi dan realisasi program yang telah dijanjikan sejak awal. (***)

Sumber Berita: VIVA.co.id

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru