RENTAK.ID – Sebuah video yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto diduga menawarkan bantuan uang untuk melunasi utang masyarakat viral di Instagram.
Video tersebut diunggah oleh akun @indoberbagi2025 dan sontak mengundang perhatian warganet.
Namun, setelah ditelusuri lebih lanjut, video tersebut ternyata adalah hoaks. Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri melalui surat nomor R/243/ii/res.2.5/2025/Dittipidsiber, Kamis (6/2/25), mengonfirmasi bahwa video tersebut adalah penipuan.
“Akun @indoberbagi2025 sengaja dibuat untuk melakukan manipulasi dan penipuan dengan modus give away para artis, penawaran pemberian bantuan dari Pejabat Negara seperti Presiden, Wakil Presiden dan pejabat negara lainnya,” demikian pernyataan dari Bareskrim Polri.
“Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan,” tambahnya.
Bareskrim Polri mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan iming-iming bantuan yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat juga diminta untuk lebih berhati-hati dalam menerima informasi, terutama yang beredar di media sosial.
“Jangan mudah tergiur dengan tawaran-tawaran yang mengatasnamakan pejabat negara. Selalu lakukan verifikasi kebenaran informasi sebelum mempercayainya,” imbau Bareskrim Polri.
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi penipuan di dunia maya.
Teknologi deepfake yang semakin canggih memungkinkan pembuatan video palsu yang terlihat sangat meyakinkan.
Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap setiap informasi yang diterima.***
Editor : Ayham
Sumber Berita: TBNews.go.id













