Wamendagri Ribka Haluk Apresiasi GenIUS Expo 2026, Sebut Pendidikan Kunci Perubahan Anak-anak Papua

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendagri Ribka Haluk

Wamendagri Ribka Haluk

RENTAK.ID – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang masif tidak akan memberikan dampak optimal apabila tidak diimbangi dengan peningkatan kualitas manusia yang memanfaatkannya.

Pernyataan tersebut disampaikan Ribka saat menghadiri GenIUS Expo (GExpo) 2026 di Ballroom Sekolah Generasi Indonesia Jaya untuk Semua (GenIUS), Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (10/6/2026).

“Tidak ada cara lain yang bisa buat sumber daya manusia itu bangkit, hanya dengan pendidikan,” ujar Ribka.

Dalam kesempatan tersebut, Ribka mengapresiasi peran Sekolah GenIUS yang dinilai telah berkontribusi dalam menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing, khususnya bagi anak-anak dari wilayah Indonesia Timur, termasuk Papua. Menurutnya, berbagai program yang dijalankan sekolah tersebut sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam menyiapkan SDM menuju visi Indonesia Emas 2045.

Ia mengaku terkesan dengan berbagai hasil karya dan inovasi yang dipamerkan para peserta didik dalam GExpo 2026.

Menurut Ribka, para siswa telah dibiasakan untuk belajar dan bekerja menggunakan pendekatan berbasis data dan riset, sebuah metode yang dinilai penting untuk membentuk generasi masa depan yang siap menghadapi tantangan global.

“Bagaimana menyiapkan sumber daya manusia untuk mencapai 2045 Indonesia Emas. Aspek SDM menjadi prioritas pertama untuk membangun Indonesia menjadi sebuah negara maju dan berkembang,” katanya.

Ribka juga memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak Papua. Ia menilai akses pendidikan yang baik mampu menghadirkan perubahan besar dalam kehidupan generasi muda di daerah tersebut.

Menurutnya, komitmen Sekolah GenIUS dalam membuka akses pendidikan bagi putra-putri Papua telah memberikan dampak nyata. Ia melihat langsung perkembangan para siswa yang sebelumnya menghadapi berbagai keterbatasan, namun kini memiliki kepercayaan diri, wawasan, serta cita-cita yang lebih besar setelah mendapatkan kesempatan belajar yang memadai.

“Kami harapkan para gubernur dan bupati terus memberikan dukungan dan mudah-mudahan masih banyak lagi anak-anak Papua yang bisa bersekolah di sini, supaya disiapkan karena benar-benar kita ingin mendapatkan sebuah perubahan,” tegasnya.

GenIUS Expo 2026 sendiri berlangsung pada 8-12 Juni 2026 dan menjadi ajang tahunan bagi para peserta didik untuk mempresentasikan hasil penelitian, inovasi, serta pengembangan bakat yang mereka tekuni selama menempuh pendidikan.

Sebanyak 449 peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia Timur turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka menampilkan beragam karya penelitian yang mengangkat isu kesehatan, energi terbarukan, lingkungan hidup, ekonomi daerah, teknologi tepat guna, hingga pemberdayaan masyarakat.

Salah satu penelitian yang menarik perhatian datang dari Nikson Oropka asal Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, bersama Arenst Kafiar dari Kabupaten Boven Digoel dan Linus Walam dari Kabupaten Pegunungan Bintang.

Ketiganya meneliti kandungan senyawa aktif tanaman Tali Kuning (Arcangelisia flava) yang selama ini dikenal sebagai tanaman obat tradisional di Papua.

Penelitian tersebut bertujuan mengidentifikasi potensi tanaman Tali Kuning sebagai bahan alami untuk penanganan malaria, sekaligus menjadi contoh bagaimana pendidikan dapat mendorong generasi muda menghasilkan karya yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di daerah asalnya.

Melalui penyelenggaraan GExpo 2026, Sekolah GenIUS ingin menunjukkan bahwa generasi muda dari berbagai daerah memiliki kapasitas untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa ketika memperoleh akses pendidikan yang berkualitas dan kesempatan untuk berkembang. ***

Berita Terkait

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong
Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot
Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda
Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani
Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut
Dari Membatik hingga Musik Kontemporer, DK3B Bekasi Ajak Pelajar Berkreasi
Toreh Sejarah Baru, Pramuka MA Khomsani Nur Lumajang Gelar Pelantikan Perdana
Dulu Bocor dan Rusak, Kini SDN Cirimekar 02 Bogor Punya Ruang Kelas Lebih Nyaman

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Tebar Kepedulian di Padurenan, 234 SC Mustika Jaya Perkuat Semangat Gotong Royong

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Dugaan Penghalangan Pers Memanas, Ratusan Wartawan Desak Kadis LH Bekasi Dicopot

Kamis, 15 Oktober 2026 - 09:08 WIB

Orang Tua Siswa Buka Suara, Hetifah Soroti Keamanan Asrama Sekolah Rakyat Samarinda

Kamis, 15 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Lantik 162 Pejabat Kemendikdasmen, Abdul Mu’ti Tekankan Birokrasi yang Melayani

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Pemuda Pancasila Bekasi Gelar Aksi Damai, Persoalkan Dugaan Larangan Pakai Seragam dan Atribut

Berita Terbaru