TNI AL Gagalkan Kapal Asing Pencuri Ikan di Perairan Indonesia

- Penulis

Jumat, 7 Maret 2025 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pencuri Ikan berhasil diamankan KRI Sultan Thaha Syaifuddin. (dok. dispenal)

Pencuri Ikan berhasil diamankan KRI Sultan Thaha Syaifuddin. (dok. dispenal)

JAKARTA – Kesiapsiagaan TNI Angkatan Laut kembali terbukti dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.

Kali ini, KRI Sultan Thaha Syaifuddin (STS)-376 yang berada di bawah kendali unsur BKO Guskamla Koarmada I berhasil menangkap kapal ikan asing berbendera Malaysia, SLFA 4498, yang melakukan aktivitas penangkapan ikan ilegal di Perairan Selat Malaka Grey Area, Selasa (4/3/2025).

Komandan KRI STS-376, Letkol Laut (P) Tomosa Uskarlind Larosa, mengungkapkan bahwa kapal patroli mereka awalnya mendeteksi keberadaan SLFA 4498 yang mencurigakan.

Saat hendak diperiksa, kapal asing tersebut justru berusaha melarikan diri ke arah utara, mendekati perbatasan kedua negara.

“Kami sudah memberikan peringatan melalui tembakan ke udara, tetapi kapal tersebut tetap tidak kooperatif dan bahkan melakukan manuver berbahaya,” ujar Letkol Laut (P) Tomosa, Kamis  (6/3/2025).

Akibatnya, terjadi tubrukan antara KRI STS-376 dengan kapal SLFA 4498, yang mengakibatkan kapal asing itu mengalami kerusakan dan kebocoran.

Dalam operasi tersebut, tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) KRI STS-376 berhasil mengamankan lima orang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Myanmar yang sempat melompat ke laut saat penangkapan berlangsung.

Selain itu, sejumlah barang bukti turut diamankan, termasuk bendera Malaysia di haluan kapal, perangkat GPS Plotter/Fish Finder, jurnal kapal, telepon genggam ABK, teropong, beberapa pelampung jaring, serta gulungan tali jaring.

Seluruh ABK beserta barang bukti kemudian dibawa menuju Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan dan kedaulatan laut Indonesia. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI D

Muhammad Ali menegaskan bahwa TNI AL akan terus meningkatkan pengawasan laut di wilayah perbatasan serta menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum di perairan Indonesia. ***

Berita Terkait

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa
Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya
Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe
Jelang Iduladha 2026, Barantin Awasi Ketat Lalu Lintas Hewan Kurban di Seluruh Indonesia
170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau
Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor
MUI Desak Tindakan Tegas Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI Korban Harus Dilindungi Pelaku Dibina
Ratusan Ribu Buruh Siap Kepung DPR Saat May Day 2026, Isu PHK hingga Janji Pemerintah Jadi Sorotan

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:35 WIB

MUI Kritik Cara Pembasmian Ikan Sapu-Sapu di Jakarta: Manfaat Ada, Tapi Dinilai Menyiksa

Selasa, 21 April 2026 - 08:09 WIB

Balik Nama Sertifikat Hibah Rumah ke Anak Tak Otomatis, Ini Tahapan dan Biayanya

Selasa, 21 April 2026 - 07:28 WIB

Barantin Perkuat Keamanan Pangan ASEAN Lewat Workshop Internasional CanSafe

Senin, 20 April 2026 - 18:53 WIB

170 Bupati Dikumpulkan Mentan Amran, Rp3 Triliun Digelontorkan untuk Selamatkan Produksi Pangan dari Ancaman Kemarau

Senin, 20 April 2026 - 04:52 WIB

Tol Getaci Mangkrak, PUKIS Desak Pemerintah Ubah Strategi agar Menarik Investor

Berita Terbaru