BANYUWANGI – Komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keselamatan masyarakat maritim kembali terbukti. Senin (5/5/2025), Prajurit Pos TNI AL (Posal) Blimbingsari di bawah jajaran Lanal Banyuwangi bersama Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Banyuwangi dan nelayan lokal, bergerak cepat mengevakuasi jenazah pria tanpa identitas yang ditemukan mengapung di perairan Pantai Blimbingsari.
Peristiwa ini bermula ketika seorang nelayan setempat, Haryanto (59), melihat tubuh manusia mengambang di laut. “Saya melihat sosok tubuh tidak bergerak di atas air, langsung saya laporkan ke pihak berwenang,” ujar Haryanto dalam keterangannya, Selasa (6/5/2025).
Menanggapi laporan tersebut, Lanal Banyuwangi segera mengerahkan unsur patroli lautnya, KAL Sembulungan II-5-42, untuk melakukan evakuasi serta menjalin koordinasi dengan Basarnas dan pihak terkait lainnya. Proses evakuasi berlangsung lancar, dan jenazah langsung dibawa menuju RSUD Blambangan untuk keperluan otopsi serta identifikasi lebih lanjut.
Komandan Lanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc., dalam pernyataannya menegaskan pentingnya kecepatan dalam situasi darurat. “Kami berpegang teguh pada prinsip siap siaga setiap saat. Tindakan cepat dan kerja sama tim merupakan kunci utama dalam penanganan insiden seperti ini,” katanya.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara prajurit Lanal dan unsur SAR lainnya menjadi bentuk nyata pelayanan TNI AL kepada masyarakat. “Kami tidak hanya menjaga keamanan laut, tetapi juga hadir saat warga membutuhkan bantuan kemanusiaan,” lanjutnya.
Tindakan sigap ini juga mencerminkan instruksi langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali. Dalam arahannya, Kasal menekankan bahwa keberadaan TNI AL di kawasan pesisir dan kepulauan tidak semata untuk menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam misi kemanusiaan. ***













