RENTAK.ID – Tim First Fleet Quick Response (F1QR) Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Karimun berhasil menggagalkan upaya pencurian di laut yang dilakukan oleh sekelompok pelaku yang mencurigakan, Minggu, (31/3/2024)
Informasi yang diterima mengindikasikan adanya rencana kepulangan sekelompok Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Malaysia melalui perairan Karimun Anak. Tim F1QR segera melakukan pengintaian dan berhasil mendeteksi kehadiran kapal yang diduga terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut. Setelah beberapa jam pengintaian, tim melancarkan operasi penangkapan dan pemeriksaan terhadap kapal serta muatannya.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian terhadap Tongkang pada Tugboat Sumber VII. Barang bukti yang berhasil disita meliputi tali tros kabel, dampra, riding-buoy, serta alat-alat seperti gergaji besi, golok, dan palu yang diduga digunakan dalam aksi pencurian.
Keempat pelaku bersama dengan barang bukti telah diamankan dan dibawa menuju Dermaga Lanal TBK untuk proses penyidikan dan penegakan hukum lebih lanjut.
Dalam tanggapannya, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menekankan pentingnya kewaspadaan yang tinggi terhadap situasi di perairan. Kasal juga mengajak seluruh jajaran TNI AL untuk meningkatkan kerjasama dengan instansi terkait guna menindak tegas pelanggaran hukum di wilayah perairan.
Keberhasilan ini menunjukkan komitmen TNI AL dalam menjaga keamanan dan ketertiban di perairan Indonesia serta memberikan pesan kuat kepada pelaku kejahatan bahwa tindakan ilegal tidak akan ditoleransi.






