TNI AL Berhasil Evakuasi Korban Kapal Nelayan Tenggelam di Perairan Laut Tegal

- Penulis

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit TNI AL (ist)

Prajurit TNI AL (ist)

RENTAK.ID Terus berupaya menjaga dan membantu kesulitan masyarakat sekitar, TNI Angkatan Laut (TNI AL) dalam hal ini Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Tegal berhasil membantu evakuasi dua orang nelayan yang mengalami kecelakaan kapal tenggelam di Perairan Laut Tegal, Senin (22/1/2024).

Kronologi kejadian berawal saat Lanal Tegal menerima informasi dari warga bahwa terdapat kapał nelayan tenggelam di Perairan Laut Tegal. Mendengar hal tersebut, Lanal Tegal segera mengirimkan unsur-unsurnya yaitu Rigid-Hulled Inflatable Boat (RHIB) beserta pengawaknya untuk segera memberikan pertolongan.

Menurut keterangan yang diterima, pada hari Minggu, tanggal 21 Januari 2024 pukul 10.00 WIB, pemilik kapal bernama Hariyanto (42 tahun), bersama rekannya bernama Wasirin (50 tahun), keduanya asal Brebes menggunakan kapal nelayan tanpa nama, berangkat dari Pelabuhan Sungai Pemali Desa Pesantunan, Kab. Brebes untuk mencari ikan.

Kemudian pada tanggal 22 Januari 2024, Pukul 13.30 WIB, saat sedang menebar jaring di Perairan Laut Tegal, tiba-tiba cuaca hujan disertai angin puting beliung, menghantam kapal, sehingga kapal terbalik dan tenggelam.

Pada kejadian tersebut, kedua korban berusaha bertahan dengan alat apung seadanya yaitu menggunakan jerigen, dan sempat terapung-apung sekitar satu jam. Beruntungnya pada saat itu ada kapal melintas milik Sdr. Dakrun dan kemudian korban berhasil di evakuasi.

RHIB Lanal Tegal yang tiba di lokasi kejadian, segera mengevakuasi keduanya dari kapal milik Sdr. Dakrun untuk selanjutnya membawa korban ke Dermaga Pelindo Tegal.

Setibanya di dermaga, RHIB kemudian bersandar pada lambung kiri Kapal Angkatan Laut (KAL) Maribaya untuk selanjutnya membawa korban ke Balai Pengobatan (BP) Lanal Tegal. Keduanya segera mendapat bantuan medis dari anggota BP Lanal Tegal. Saat ini kedua korban telah diserahkan kepada pihak keluarga dalam keadaan sehat.

Dari peristiwa itu, kerugian yang dialami yaitu satu unit kapal tanpa nama tengelam, beserta perlengkapannya. Rencana selanjutnya pihak pemilik kapal akan mengevakuasi kapal tenggelam tersebut, dengan cara menarik kapal menuju ke tepi pantai.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menyampaikan kepada seluruh jajaran TNI AL untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan selalu siap siaga dalam menerima informasi yang diterima, dalam hal ini membantu evakuasi masyarakat yang terkena musibah di perairan Indonesia.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru