TNI AL Berhasil Bongkar Penyelundupan Ballpress Ilegal dari RDTL di Kupang

- Penulis

Senin, 30 Desember 2024 - 19:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prajurit TNI Angkatan Laut dari Lantamal VII Kupang dan Posal Atapupu berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal berupa 34 karung berisi ballpress tanpa dokumen resmi dari Republik Demokratik Timor Leste. (dok.dispenal)

Prajurit TNI Angkatan Laut dari Lantamal VII Kupang dan Posal Atapupu berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal berupa 34 karung berisi ballpress tanpa dokumen resmi dari Republik Demokratik Timor Leste. (dok.dispenal)

KUPANG – Prajurit TNI Angkatan Laut dari Lantamal VII Kupang dan Posal Atapupu berhasil menggagalkan penyelundupan barang ilegal berupa 34 karung berisi ballpress tanpa dokumen resmi dari Republik Demokratik Timor Leste (RDTL).

Barang-barang tersebut ditemukan di Kampung Pasir Putih, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, pada Senin (30/12/2024).

Barang-barang ilegal itu rencananya akan dibawa ke Kota Kupang menggunakan mobil pick-up setelah diangkut dengan perahu bermesin tempel sepanjang 7 meter dan lebar 1,8 meter. Salah seorang pelaku yang tertangkap mengaku bahwa ballpress tersebut adalah pakaian bekas yang diselundupkan dari RDTL.

Kronologi Penangkapan

Penangkapan bermula ketika tim patroli TNI AL memantau kawasan Desa Kenebibi. Saat menyisir area hutan bakau, mereka menemukan sebuah perahu tanpa pemilik berisi puluhan karung berwarna oranye. Merasa curiga, tim melakukan pengintaian dari jarak dekat selama lebih dari tiga jam.

“Setelah menunggu cukup lama, kami melihat dua orang, berinisial VB dan EM, mendekati perahu. Ketika mereka mulai mengakses barang di dalamnya, kami langsung mengambil tindakan dan meringkus keduanya,” ujar salah satu anggota tim patroli.

Saat diinterogasi, salah satu pelaku mengungkapkan bahwa pakaian bekas itu bernilai sekitar Rp30.600.000 dan direncanakan untuk dijual di Kupang.

Tindakan Lanjutan

Tim gabungan segera membawa kedua pelaku beserta barang bukti ke Posal Atapupu untuk proses pendataan. Seluruh prosedur dilakukan dengan disaksikan oleh pemilik barang sebelum kasus ini diserahkan ke pihak Bea Cukai untuk penanganan lebih lanjut.

Di tempat terpisah, Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, kembali menegaskan pentingnya pengawasan di wilayah perairan Indonesia.

“Kami terus menginstruksikan prajurit Jalasena untuk menghalau segala bentuk kejahatan di laut, termasuk penyelundupan yang merugikan negara,” tegasnya. ***

Berita Terkait

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup
Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi
Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker
Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani
Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa
90 Peserta Ikuti InaSkills 2026, Wamenaker: Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja
Ponpes Al-Khoziny Sidoarjo Hampir Rampung, Kementerian PU Siapkan Asrama 5 Lantai dan Masjid 4 Lantai
Indrajaya Sentil Kebijakan Pusat: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas, Rakyat Harus Merasakan Dampaknya

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 08:53 WIB

Sugiono Temukan Akar Masalah Stunting di Subang, MBG Saja Tak Cukup

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Kementerian PU Buka Pendaftaran P3-TGAI 2027, Siapkan Rp2,99 Triliun untuk 13.296 Lokasi

Minggu, 1 November 2026 - 09:16 WIB

Tak Cukup Bermodal Bakat, 100 Pekerja Musik Difasilitasi Sertifikasi oleh Kemnaker

Minggu, 1 November 2026 - 08:43 WIB

Sawit Terancam Tak Produktif Usai Penertiban Hutan, Tamsil Soroti Nasib Petani

Minggu, 1 November 2026 - 08:32 WIB

Sampah Desa Bisa Jadi Energi, Mendes Yandri Bidik 75.266 Desa

Berita Terbaru