Jakarta – Produsen peralatan kebugaran asal Italia, TechnoGym, menegaskan komitmennya memperluas pasar premium di Indonesia melalui pameran pada ajang Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 di Senayan, Sabtu (6/12/2025). Hal tersebut disampaikan Sales Supervisor Klub PT Prasetia Qube Wellness, Dhisa Billy Klantika, selaku distributor resmi TechnoGym di Tanah Air.
Dhisa menjelaskan, TechnoGym telah hadir di Indonesia sejak lama dan kini memiliki showroom resmi di Jalan Gunawarman, Jakarta, yang baru diresmikan pada 30 September 2025. “Showroom ini untuk memperkenalkan produk secara langsung karena sebelumnya belum ada ruang display,” ujarnya.
Dhisa menyebut produk TechnoGym kini banyak digunakan di jaringan hotel bintang lima seperti Grand Hyatt dan Four Seasons, serta fasilitas kesehatan seperti RS Pondok Indah Bintaro.
Untuk sektor gym komersial, TechnoGym hadir di Fitness First, Precision Gym, House of Kairos, hingga Hustle.
“Sebagian besar segmentasi kami memang premium,” katanya.
Dibanding merek lain, TechnoGym membawa pendekatan gym berbasis teknologi. Seluruh peralatan telah terkoneksi internet dan terhubung ke aplikasi pengguna.
“Bukan hanya mesin latihan, tapi ekosistem digital. Hasil exercise terekam otomatis di aplikasi sehingga personal trainer bisa memberi program langsung,” jelas Dhisa.
TechnoGym juga memperkenalkan teknologi AI Bio-Strength, generasi terbaru alat strength training yang menggunakan sistem motor dan kecerdasan buatan.
Akurasi analisis tubuh capai 90 persen
Untuk fitur TechnoGym Check Up, Dhisa mengatakan perangkat tersebut memberikan fitness assessment dengan akurasi 90 persen, berbeda dari alat medical grade seperti InBody.
“Ini bukan medical, tapi fitness assessment,” tegasnya.
Untuk pasar home use, harga treadmill berkisar Rp160 juta, sementara untuk komersial seperti seri Skill Run dapat mencapai Rp650 juta.
Dipastikan seluruh produk merupakan impor langsung dari Italia dengan estimasi waktu kedatangan 4–5 bulan jika stok kosong.
TechnoGym dikenal sebagai brand yang telah 10 kali menjadi official supplier Olympic Games, termasuk gelaran terakhir di Paris. Di Indonesia, TechnoGym juga sudah digunakan oleh PSSI dan PBSI.
“PBSI kemarin mengambil paket komplit,” ujar Dhisa.
Untuk pasar komersial, produk treadmill masih menjadi penjualan tertinggi. Sedangkan untuk home use, seri TechnoGym Run menjadi favorit.
Penulis : guntar
Editor : gunawan tarigan





