
Ekonomi | Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:46 WIB
“Banyak masyarakat yang masih beranggapan bahwa beras premium identik dengan warna putih bersih atau tampilan yang mengilap. Padahal, penentuan kelas mutu beras harus mengacu pada standar teknis yang telah ditetapkan pemerintah. Melalui edukasi ini kami ingin memberikan pemahaman agar masyarakat menjadi konsumen yang lebih cerdas serta memperoleh beras dengan mutu yang benar-benar sesuai dengan label dan harga yang dibayarkan,” ujar Ahmad Rizal Ramdhani, dikutip Sabtu (1/8/2026)

Ekonomi | Jumat, 31 Juli 2026 - 15:19 WIB
“Melalui Food & Hospitality Indonesia 2026, kami ingin menunjukkan bahwa BULOG tidak hanya menghadirkan produk pangan premium melalui Befood, tetapi juga menyediakan berbagai solusi bisnis yang terintegrasi. Kami siap menjadi mitra strategis bagi pelaku industri HoReCa dengan menyediakan pasokan pangan berkualitas sekaligus layanan pendukung operasional yang memberikan nilai tambah bagi bisnis mereka,” ujar Yandra.

Ekonomi | Kamis, 30 Juli 2026 - 08:13 WIB
Langkah tersebut dilakukan melalui berbagai skema kemitraan dengan pelaku industri gula agar petani tidak mengalami kesulitan dalam menyalurkan hasil panennya. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari strategi BULOG untuk menjaga stabilitas ekosistem pergulaan nasional dan keberlanjutan usaha para petani.

Ekonomi | Sabtu, 25 Juli 2026 - 09:03 WIB
Direktur Utama Perum BULOG, Letjen TNI (Purn) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., S.H., M.Han, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan pengadaan tidak hanya mencerminkan kinerja BULOG, tetapi juga kolaborasi seluruh pihak yang berkomitmen menjaga ketahanan pangan Indonesia.

Nasional | Jumat, 24 Juli 2026 - 14:44 WIB
Sebanyak 2.500 kilogram beras premium disalurkan sebagai bentuk dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan pangan bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Program ini menjadi bagian dari komitmen BULOG dalam menjalankan TJSL pada Pilar Pembangunan Sosial sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 1, yakni Tanpa Kemiskinan.

Ekonomi | Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:20 WIB
Panen raya tersebut digelar serentak di 43 titik di berbagai daerah di Indonesia sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional yang melibatkan seluruh matra TNI. Dalam kegiatan itu, Presiden Prabowo juga meninjau sejumlah stan yang menampilkan inovasi pengembangan sektor pertanian serta program hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas pangan nasional.

Ekonomi | Selasa, 14 Juli 2026 - 14:00 WIB
“Keberhasilan menyerap 3,4 juta ton setara beras merupakan hasil kerja keras seluruh insan BULOG bersama pemerintah, TNI, Polri, pemerintah daerah, petani, kelompok tani, serta para pelaku usaha penggilingan. Capaian ini menunjukkan bahwa negara hadir memberikan kepastian pasar bagi hasil panen petani sekaligus memperkuat stok pangan nasional,” ujar Ahmad Rizal, Selasa (14/7/2026)

Ekonomi | Selasa, 14 Juli 2026 - 07:49 WIB
“Kami mendorong para pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Bulog di seluruh Indonesia untuk memaksimalkan penyerapan gabah selama masa panen hingga Juli 2026. Ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat cadangan beras pemerintah sekaligus mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan dapat berlangsung lebih lama,” ujar Rizal usai menghadiri Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin, (13/7/2026).

Ekonomi | Senin, 13 Juli 2026 - 19:21 WIB
“Kami sengaja mengundang Perpadi karena Bulog memahami betul bahwa kami tidak akan mampu mengolah beras sebanyak itu sendirian. Oleh karena itu, kami bersinergi dengan Perpadi sebagai Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi Seluruh Indonesia untuk bersama-sama mengolah Cadangan Beras Pemerintah sebanyak 2 juta ton menjadi beras komersial sesuai arahan Bapak Menteri Pertanian selaku Kepala Badan Pangan Nasional,” ujar Rizal.

Nasional | Jumat, 10 Juli 2026 - 18:40 WIB
“Petani sangat bersyukur dengan penetapan harga gabah sebesar Rp6.500 per kilogram. Ditambah berbagai bantuan yang diberikan pemerintah, kebijakan ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh petani. Kami berharap kebijakan yang berpihak kepada petani seperti ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan agar kesejahteraan petani semakin baik serta mampu mendorong peningkatan produksi pangan nasional,” ujar Siti.