Bulog Genjot Penyerapan Gabah hingga Juli 2026 untuk Antisipasi El Nino dan Capai Target 4 Juta Ton Beras

- Penulis

Selasa, 14 Juli 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (foto. lazir)

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani (foto. lazir)

JAKARTA – Perum Bulog mempercepat penyerapan gabah petani di berbagai daerah sebagai langkah strategis untuk mengamankan cadangan beras pemerintah (CBP) di tengah ancaman fenomena El Nino dan ketidakpastian geopolitik global. Seluruh kantor wilayah dan cabang Bulog diminta mengoptimalkan pembelian gabah selama masa panen yang diperkirakan berlangsung hingga Juli 2026.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, momentum panen raya pada Juni hingga Juli harus dimanfaatkan secara maksimal agar target penyerapan beras nasional sebesar 4 juta ton dapat tercapai.

“Kami mendorong para pimpinan wilayah dan pimpinan cabang Bulog di seluruh Indonesia untuk memaksimalkan penyerapan gabah selama masa panen hingga Juli 2026. Ini merupakan momentum yang sangat penting untuk memperkuat cadangan beras pemerintah sekaligus mengantisipasi dampak El Nino yang diperkirakan dapat berlangsung lebih lama,” ujar Rizal usai menghadiri Rapat Percepatan Realisasi Pendanaan Penyerapan Gabah Setara Beras di Kantor Pusat Bulog, Jakarta, Senin, (13/7/2026).

Menurut Rizal, kondisi cuaca panas yang diperkirakan terjadi pada puncak El Nino justru memberikan keuntungan bagi petani karena membantu proses pengeringan gabah secara alami. Hal tersebut membuat kualitas gabah lebih baik sehingga siap diserap Bulog dengan standar yang telah ditetapkan.

“Cuaca panas saat panen justru membantu proses pengeringan gabah sehingga kualitas hasil panen menjadi lebih baik. Karena itu kami ingin memanfaatkan periode ini seoptimal mungkin sebagai langkah antisipasi apabila El Nino berkepanjangan hingga November atau bahkan lebih lama,” katanya.

Ia menegaskan, percepatan penyerapan gabah menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan nasional sepanjang 2026. Oleh sebab itu, seluruh jajaran Bulog di tingkat wilayah maupun cabang diminta bekerja lebih intensif selama musim panen berlangsung.

“Oleh karena itu, kami meminta seluruh jajaran Bulog di daerah, baik kantor wilayah maupun cabang, agar fokus menyerap hasil panen petani secara maksimal sampai akhir Juli. Semakin besar penyerapan saat ini, semakin kuat cadangan pangan nasional yang kita miliki,” tegasnya.

Bulog optimistis target penyerapan 4 juta ton beras dapat direalisasikan apabila percepatan pembelian gabah terus dilakukan di sentra-sentra produksi padi. Hingga pertengahan Juli 2026, realisasi penyerapan telah mencapai sekitar 1,9 juta ton setara beras atau sekitar 48,7 persen dari target yang ditetapkan pemerintah.

Di sisi lain, stok beras yang dikuasai Bulog kini mencapai 4,727 juta ton dan diperkirakan segera menembus 5 juta ton seiring meningkatnya penyerapan hasil panen di berbagai daerah.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton
50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia
Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun
Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber
Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia
Wamentan Dorong Koperasi Beli Susu Peternak Langsung, Ini Targetnya
Mentan Bongkar Modus Penyelewengan Beras SPHP, 8 Pegawai Bulog dan Bapanas Dicopot
Jotun hingga Golden Eagle Masuk Agenda KPPU, Ini 5 Dugaan Pelanggaran Usaha yang Diperiksa

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:20 WIB

Di Tengah Ancaman Krisis Pangan Global, Indonesia Klaim Punya Stok Beras 25 Juta Ton

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:47 WIB

50 Orang Terkaya Kuasai Kekayaan Setara 55 Juta Penduduk, Hafisz Tohir Soroti Ketimpangan Indonesia

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Belanja Online hingga Transaksi Kripto Sumbang Pajak Rp58,75 Triliun

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:01 WIB

Black October Guncang Dunia Digital, ICSF Ingatkan Indonesia Rawan Serangan Siber

Jumat, 30 Oktober 2026 - 15:45 WIB

Beras SPHP Dikemas Ulang Jadi 50 Kg, BULOG Turunkan Satgas Khusus ke Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

Resident Evil Extinction dibintangi Milla Jovovich. (Constantin Film International GmbH & Davis Films-Impact Pictures Inc.)

Hiburan

Film Resident Evil: Extinction Tayang Malam Ini di Trans TV

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:31 WIB