JEPARA – Sorotan lampu terang menyambut langkah Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Diana Kusumastuti, saat meninjau langsung hasil renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini di Kabupaten Jepara, Senin malam (21/4/2025).
Dalam kunjungan tersebut, Wamen Diana memastikan stadion kebanggaan warga Jepara itu telah rampung direnovasi dan kini siap dimanfaatkan untuk kegiatan olahraga, khususnya sepak bola.
“Secara umum pekerjaan renovasinya sudah baik dan memenuhi standar. Sekarang tinggal bagaimana perawatan dan operasionalisasi oleh Pemerintah Kabupaten Jepara bisa dilakukan secara konsisten. Saya titip betul, stadion ini harus dirawat dan dimanfaatkan sebaik mungkin,” ujar Diana kepada awak media usai peninjauan.
Renovasi Stadion Gelora Bumi Kartini merupakan bagian dari proyek nasional rehabilitasi 17 stadion di Indonesia yang diresmikan secara terpusat oleh Presiden Prabowo Subianto di Stadion Gelora Delta Sidoarjo pada 17 Maret 2025 lalu. Proyek ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana olahraga di berbagai daerah.
Berdasarkan kontrak, pekerjaan rehabilitasi dimulai pada 22 Desember 2023 dan tuntas pada Desember 2024. Proyek ini dibiayai oleh APBN dengan nilai anggaran mencapai Rp69,4 miliar. Pekerjaan meliputi penggantian rumput stadion, pemasangan kursi tribun jenis single seat, perkuatan struktur bangunan, pembaruan fasad, penataan ulang ruangan stadion, pemasangan lampu penerangan, lansekap kawasan, hingga penyediaan fasilitas ramah disabilitas.
Stadion yang memiliki luas bangunan mencapai 30.000 meter persegi dan berdiri di atas lahan seluas hampir 16 hektare itu sebelumnya mampu menampung 12.200 penonton. Namun setelah penggantian kursi tribun menjadi single seat, kapasitasnya kini disesuaikan menjadi 8.570 tempat duduk, sejalan dengan standar kenyamanan dan keselamatan yang ditetapkan.
Proyek renovasi ini berada di bawah tanggung jawab Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah dengan pelaksana konstruksi PT Sinar Cerah Sempurna.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Diana juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan dalam pembangunan stadion. “Keselamatan penonton dan pemain adalah prioritas utama. Maka dari itu, kami pastikan stadion ini memiliki jalur evakuasi yang jelas, penerangan yang memadai, dan fasilitas yang aman serta nyaman,” tegasnya.
Turut hadir mendampingi dalam kunjungan lapangan tersebut, Bupati Jepara Witiarso Utomo, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana Fikri Abdurrachman, serta Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Tengah Kuswara.
Dengan selesainya renovasi ini, harapan pun melambung: stadion bukan sekadar tempat bertanding, tetapi menjadi pusat pembinaan atlet lokal dan kebanggaan baru bagi masyarakat Jepara. ***
Penulis : amanda az
Editor : reni diana






