RENTAK.ID – Tim U-23 Indonesia harus menelan kekalahan telak dengan skor 0-2 dari Qatar dalam laga grup A Piala Asia U-23 2024 di Stadion Jassim bin Hamad. Meski tampil gigih, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Qatar, namun bukan hanya itu yang menjadi sorotan.
Pada laga tersebut, skuad Garuda Muda dipimpin oleh pelatih Shin Tae-yong sebetulnya mampu mengimbangi permainan dan menahan serangan Qatar. Namun, hasil akhir berkata lain serta ditambah kepemimpinan wasit Nasrullo Kabirov dan wasit video assistant referee (VAR), Sivakorn Pu-Udom yang banyak merugikan Indonesia.
Seusai laga, pelatih Shin Tae-yong tidak bisa menyembunyikan kemarahannya terhadap kinerja wasit. Dalam pernyataannya, Shin Tae-yong menegaskan bahwa banyak keputusan wasit yang dirasa tidak adil dan merugikan timnya.
“Selamat untuk Qatar. Para pemain sudah berusaha menampilkan permainan yang terbaik, apalagi kita kalah jumlah pemain dan tidak mudah menyerah. Tetapi banyak keputusan wasit di sepanjang pertandingan, kalau kalian melihatnya, itu bukan pertandingan sepak bola, ini sebuah pertunjukan komedi dan sangat berlebihan,” ujar Shin Tae-yong, dikutip Rabu (17/4/2024).
Shin Tae-yong juga menyoroti penggunaan VAR dalam pertandingan, khususnya terkait kartu merah yang diterima salah satu pemainnya.
“Saya tidak bisa mengatakan apa pun tentang pemain yang kena kartu merah, saya kehabisan kata-kata. Sepak bola tidak seharusnya dimainkan seperti ini. Kartu merah pertama kami, tidak ada kontak sama sekali. Mengapa mereka tidak memakai VAR dalam situasi seperti ini?” tambah pelatih asal Korea Selatan tersebut.
Pernyataan Shin Tae-yong juga menggambarkan kekesalannya terhadap peristiwa di lapangan. “Fans menyaksikan pertandingan ini melalui televisi. Jika Anda memakai wasit seperti ini, kalau di Indonesia, itu akan dianggap Anda ingin membuat lelucon. Pelatih juga punya mata, melihat dari bench sepanjang pertandingan,” jelasnya.
Tak hanya masalah wasit, tim U-23 Indonesia juga mengalami kesulitan dalam perjalanan menuju stadion. Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa timnya mengalami keterlambatan dan ketidaknyamanan dalam perjalanan menuju stadion.
“Kemarin satu hari sebelum pertandingan saat melakukan sesi familiarization di stadion, kami hanya membutuhkan tujuh menit perjalanan dari hotel ke stadion via bus. Namun, tadi perjalanan mencapai 25 menit untuk ke stadion,” ungkap Shin Tae-yong.
Meski demikian, Rizky Ridho dan rekan-rekannya tetap akan melanjutkan perjuangan mereka di Piala Asia U-23 2024. Mereka akan menghadapi Australia pada Kamis (18/4/2024) di Abdullah bin Khalifa Stadium dan menghadapi Yordania pada Minggu (21/4/2024) di stadion yang sama dengan laga melawan Australia. Semoga keberuntungan ada di pihak Garuda Muda untuk pertandingan mendatang. ***













