RENTAK.ID – Sejarah baru tercipta di Maluku Utara dengan dilantiknya Sherly Tjoanda sebagai gubernur perempuan pertama di provinsi tersebut.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik Sherly di Istana Negara, Jakarta, menjadikannya salah satu kepala daerah dengan latar belakang finansial paling kuat di Indonesia.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diserahkan pada 15 Oktober 2024, total kekayaan Sherly mencapai Rp709,76 miliar, menjadikannya gubernur terkaya di Indonesia untuk periode 2025-2030.
Kekayaan Fantastis dari Investasi dan Properti
Sebagian besar kekayaan Sherly berasal dari surat berharga senilai Rp245,3 miliar, serta aset tanah dan bangunan sebesar Rp201,1 miliar yang tersebar di berbagai wilayah strategis seperti Manado, Ambon, dan Pulau Morotai.
Selain itu, ia memiliki kas dan setara kas senilai Rp146,1 miliar, serta koleksi kendaraan mewah termasuk Land Rover Range Rover, Lexus, Toyota Alphard, dan Hummer Jeep dengan total nilai mencapai Rp7 miliar.
Kekayaannya yang luar biasa ini mengungguli banyak kepala daerah lainnya dan semakin menegaskan posisinya sebagai pemimpin dengan latar belakang finansial terkuat di Indonesia.
Duka di Balik Kesuksesan Politik
Sherly Tjoanda bukanlah figur politik yang muncul tiba-tiba. Ia melanjutkan perjuangan mendiang suaminya, Benny Laos, yang sebelumnya menjadi calon kuat dalam pemilihan gubernur Maluku Utara.
Namun, tragedi menimpa keluarga Sherly ketika Benny meninggal dalam kecelakaan speedboat di Pulau Taliabu pada 12 Oktober 2024.
Setelah kepergian suaminya, Sherly memutuskan untuk terjun langsung ke dunia politik. Dengan strategi kampanye yang kuat dan dukungan dari berbagai pihak, ia berhasil memenangkan pemilihan bersama wakilnya, Sarbin Sehe, dengan perolehan 359.416 suara.
Transparansi LHKPN: Kekayaan Besar, Tantangan Besar
Sebagai pejabat publik, Sherly diwajibkan untuk melaporkan kekayaannya berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggara negara yang bersih dari Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Meskipun data LHKPN telah diumumkan secara resmi, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa laporan ini bukan jaminan bahwa seluruh kekayaan telah bebas dari potensi penyimpangan.
Jika di kemudian hari ditemukan aset yang tidak dilaporkan, Sherly tetap bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku.
Gubernur Baru, Harapan Baru?
Dengan kekayaan yang melimpah dan rekam jejak bisnis yang kuat, banyak pihak berharap Sherly Tjoanda dapat membawa perubahan signifikan bagi Maluku Utara.
Fokus utama pemerintahannya diharapkan dapat tertuju pada pembangunan ekonomi, infrastruktur, dan kesejahteraan masyarakat.
Namun, di balik ekspektasi tinggi, tantangan besar juga menanti. Mampukah Sherly membuktikan bahwa kepemimpinannya bukan hanya tentang angka kekayaan, tetapi juga komitmen dalam membangun provinsi yang lebih maju?
Waktu akan menjadi saksi.
Editor : Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara Terkaya dalam Sejarah Indonesia
Sumber Berita: Antaranews.com













