SIDOARJO – Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) TNI AL Bandara Internasional Juanda berhasil menggagalkan upaya pengiriman ribuan bungkus rokok ilegal tanpa pita cukai yang hendak dikirim melalui jasa ekspedisi udara di Regulated Agent PT Integrasi Aviasi Solusi (RA PT IAS) Cargo Terminal 1 Bandara Internasional Juanda, pekan lalu.
Komandan Satgaspam Bandara Juanda, Letkol Laut (P) Rei Terianom, mewakili Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Gugus Wahyu Setyo Utomo, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini bermula saat petugas Acceptance melakukan pemeriksaan terhadap 25 koli barang kiriman dari PT Pos Indonesia melalui ekspedisi Lion Parcel.
“Kecurigaan muncul ketika hasil pemindaian X-Ray tidak sesuai dengan dokumen Surat Pemberitahuan Tentang Isi (SPTI) yang mencantumkan isi paket berupa mangkuk plastik,” ujar Rei Terianom dalam keterangannya diterima, Selasa (6/2/2026).
Paket tersebut rencananya akan dikirim menggunakan pesawat Lion Air JT-882 dengan tujuan Lombok. Saat dilakukan pemeriksaan manual, petugas menemukan salah satu koli berisi rokok tanpa pita cukai. Temuan itu langsung diamankan oleh Satgaspam TNI AL Bandara Internasional Juanda untuk penanganan lebih lanjut.
Selanjutnya, personel Satgaspam menerima penyerahan seluruh paket dari pihak RA PT IAS dan mengamankannya ke Kantor Satuan Pengamanan Lanudal Juanda guna pendataan dan penimbangan ulang. Hasil pemeriksaan menunjukkan total barang kiriman berjumlah 25 koli dengan berat keseluruhan mencapai 333,365 kilogram.
Pembongkaran salah satu dus menemukan 100 bungkus rokok tanpa pita cukai dari berbagai merek. Secara keseluruhan, jumlah rokok ilegal yang diamankan mencapai 2.500 bungkus. Seluruh barang bukti kemudian diserahkan kepada Bea Cukai Juanda untuk proses hukum lebih lanjut.
Keberhasilan ini menjadi wujud nyata komitmen TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan dan kedaulatan, sekaligus mendukung pengamanan objek vital nasional seperti Bandara Internasional Juanda, sebagaimana arahan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali.
Penulis : lazir
Editor : ameri













