Satgas PBB TNI Beri Bantuan Kemanusiaan di Sudan Selatan, Membangun Kepercayaan Masyarakat di Desa Pigor

- Penulis

Minggu, 21 April 2024 - 01:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Kontingen Garuda TNI saat memberikan bantuan kemanusiaan di Suda. (Puspen TNI)

Personel Kontingen Garuda TNI saat memberikan bantuan kemanusiaan di Suda. (Puspen TNI)

RENTAK.ID – Satgas PBB TNI yang tergabung dalam Kontingen Garuda dan bertugas sebagai Satgas Military Observers (Milobs) dalam United Nations Mission In South Sudan (UNMISS) telah memberikan bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan kepada warga desa Pigor, Sudan Selatan, Jumat (19/4/2024).

Dalam sebuah upaya yang bertujuan untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap keberadaan mereka, personel Milobs ini telah menyediakan bantuan berupa bahan makanan.

Menurut Mayor Laut (P) Arie Wibowo, S.H., CBEI., yang merupakan salah satu personel Milobs yang bertugas di South Sudan (BOR Jonglei State), kegiatan ini tidak hanya merupakan bentuk kepedulian, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam mencapai Mandat UNMISS, yaitu melindungi warga sipil di tengah konflik perang saudara. Bantuan kemanusiaan ini diberikan kepada sekitar 20.000 masyarakat desa Pibor yang tengah menderita akibat konflik tersebut.

“Kegiatan yang dilaksanakan oleh Milobs dari Indonesia ini merupakan upaya untuk pencapaian Mandat UNMISS, yakni menambah kepercayaan UNMISS terhadap Indonesia dalam mengaplikasikan mandat UN yaitu Protection Of Civilians,” terang Mayor Arie Wibowo.

Langkah ini tidak hanya memberikan bantuan praktis kepada warga yang membutuhkan, tetapi juga memperkuat hubungan antara Satgas PBB TNI dan masyarakat setempat.

Melalui tindakan nyata ini, Satgas PBB TNI berharap dapat memperluas cakupan bantuan kemanusiaan dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap misi perdamaian PBB di Sudan Selatan.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru