JAKARTA – Museum bukan sekadar tempat menyimpan benda bersejarah, tetapi juga ruang belajar untuk mengenal perjalanan bangsa dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Indonesia. Pesan itu mengemuka saat Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Museum Nasional Indonesia, Jakarta, bertepatan dengan peringatan Hari Museum Indonesia, 12 Oktober 2026.
Didampingi Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Prabowo meninjau sejumlah ruang pameran dan berinteraksi dengan para pelajar yang mengikuti kegiatan edukasi museum. Kunjungan tersebut menegaskan pentingnya menjadikan museum sebagai tempat belajar sejarah yang menarik, interaktif, dan dekat dengan generasi muda.
Dalam kunjungan itu, Prabowo menekankan pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air dan penghargaan terhadap warisan budaya sejak dini. Ia juga mengapresiasi program edukasi museum yang melibatkan pelajar serta berharap museum di seluruh Indonesia terus berkembang menjadi pusat pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan.
Presiden turut meninjau koleksi museum dengan mendapat penjelasan dari Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Estiyanti Nurjadin.
Salah satu area yang dikunjungi adalah ruang koleksi prasasti yang kini dilengkapi teknologi digital interaktif dan imersif. Pengunjung dapat menikmati proyeksi dinding serta visualisasi koleksi, mulai dari tembikar hingga peninggalan zaman megalitikum.
Sementara itu, Fadli Zon mengajak masyarakat memanfaatkan momentum Hari Museum Indonesia untuk lebih mengenal sejarah, merawat peninggalan leluhur, dan memperkuat kecintaan terhadap peradaban bangsa.
Menurut Fadli, museum memiliki peran penting dalam menjaga ingatan kolektif masyarakat tentang perjalanan terbentuknya Indonesia. Benda-benda koleksi di dalamnya menjadi saksi sejarah manusia, pertemuan berbagai kebudayaan, hingga perkembangan peradaban Nusantara.
“Merawat museum berarti menjaga agar pengetahuan tidak terputus oleh waktu, dan generasi mendatang tidak hanya mewarisi peninggalan masa lalu, tetapi juga memahami nilai dan perjalanan yang menyertainya,” kata Fadli.
Ia menegaskan, keberadaan museum perlu terus diperkuat agar warisan sejarah tidak hanya tersimpan, tetapi juga dipahami dan dipelajari oleh masyarakat lintas generasi.
Peringatan Hari Museum Indonesia menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan insan permuseuman sekaligus meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian budaya.
Melalui pengelolaan yang inovatif dan program edukasi yang menarik, museum diharapkan semakin diminati generasi muda serta menjadi bagian penting dalam menjaga identitas dan kekayaan budaya Indonesia.
Penulis : lazir
Editor : ameri






