Potensi Dampak Perang Israel-Iran: Panggilan untuk Solidaritas Nasional

- Penulis

Jumat, 19 April 2024 - 15:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mayjen TNI. Mar, (Purn) STURMAN PANJAITAN, S.H, Anggota Komisi I DPR RI

Mayjen TNI. Mar, (Purn) STURMAN PANJAITAN, S.H, Anggota Komisi I DPR RI

RENTAK.ID – “Perang antara Israel dan Iran berpotensi membawa dampak yang merambah jauh ke dalam kehidupan Indonesia,” ungkap Sturman Panjaitan, Anggota Komisi I DPR RI, di Medan, Sumatera Utara, pada Kamis (18/04/2024).

Panjaitan menyoroti potensi dampak multidimensi perang tersebut, mulai dari kenaikan harga pangan hingga gangguan dalam transportasi laut dan perdagangan internasional. Menurutnya Indonesia harus siap menghadapi lonjakan harga bahan bakar dan bahan pangan, serta kemungkinan gangguan dalam rantai pasokan global.

Dalam menghadapi tantangan ini, Panjaitan menyerukan kolaborasi erat antara pemerintah, pengusaha, dan seluruh masyarakat. “Kita perlu berdiri bersama untuk mencari solusi dan mengurangi dampak negatif yang mungkin terjadi,” katanya.

Selain itu, Panjaitan menekankan pentingnya peran Indonesia dalam menjaga stabilitas global. “Negara, kata Sturman “memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam meredam konflik internasional dan mempromosikan perdamaian dunia.”

Meskipun upaya mediasi dari negara-negara besar seperti Amerika, Rusia, Eropa, dan China dapat membantu meredam ketegangan, Panjaitan menegaskan bahwa Indonesia harus siap menghadapi konsekuensi dari perubahan situasi global. “Kita harus tanggap dan proaktif dalam menjaga kepentingan nasional kita,” tegasnya.

Panjaitan memanggil semua pihak untuk bersatu dalam menghadapi tantangan ini. “Solidaritas nasional adalah kunci untuk mengatasi dampak dari perang ini dan memastikan kesejahteraan bangsa kita terjaga,” pungkas Sturman.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru