JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama Perum Bulog melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) secara serentak di berbagai wilayah Indonesia. Program ini digelar bersamaan dengan panen raya jagung yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, Senin (29/9/2025).
Kapolri menegaskan, GPM menjadi langkah nyata Polri dan Bulog untuk menjaga keterjangkauan pangan masyarakat sekaligus memperkuat program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP).
“Gerakan Pangan Murah telah dijalankan secara serentak sejak Agustus hingga September 2025 di 1.346 titik wilayah Sumsel, dengan distribusi beras mencapai 4.099 ton untuk 409.864 penerima manfaat. Hari ini Polri juga melepas 152 ton jagung, termasuk 100 ton dari OKU Timur,” kata Kapolri dalam sambutannya.
Dalam kegiatan GPM di lokasi panen raya, Bulog menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Komoditas yang ditawarkan antara lain:
300 sak beras SPHP (1.500 kg) dengan harga Rp60.000 per pack,
300 kilogram tepung terigu Rp10.000 per kilogram,
300 liter minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter,
300 kilogram gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Kehadiran layanan ini disambut positif oleh masyarakat yang merasakan langsung ketersediaan pangan dengan harga lebih terjangkau.
Penyaluran Beras SPHP
Selain pelepasan jagung, Polri dan Bulog juga melanjutkan penyaluran beras SPHP. Sejak 6 Agustus hingga 26 September 2025, tercatat sebanyak 78.996 ton beras telah disalurkan. Pada kegiatan di OKU Timur, tambahan 1.386 ton kembali dilepas untuk masyarakat.
“Kita pastikan beras SPHP yang disalurkan melalui Bulog dapat menjangkau penerima manfaat tepat sasaran sehingga harga pangan tetap terkendali,” ujar Kapolri.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menambahkan, GPM dan SPHP merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.
“Dengan kerja sama erat antara Bulog, Polri, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat, kami berharap harga pangan pokok dapat terjaga, terutama menjelang akhir tahun ketika kebutuhan masyarakat meningkat,” ujarnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













