MATARAM — PGRI Cabang Sandubaya tampil gemilang dalam rangkaian lomba Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2025 tingkat Kota Mataram.
Dengan mendominasi berbagai cabang lomba, Sandubaya berhasil meraih tiga gelar sekaligus: Juara Umum, Juara Favorit, dan Suporter Terbaik.
Prestasi ini menjadi bukti komitmen dan dedikasi para guru di Kecamatan Sandubaya dalam menunjukkan kemampuan serta kreativitas mereka, tidak hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga pada kompetisi akademik, seni, dan olahraga.
Daftar Prestasi PGRI Cabang Sandubaya:
Juara Umum
Juara Favorit (like terbanyak)
Juara Suporter Terbaik
Juara 1 Tenis Meja Putri
Juara 3 Tenis Meja Putra
Juara 1 Cerdas Cermat
Juara 1 Foto Bercerita
Juara 3 Video Ucapan HUT ke-80 PGRI
Juara 1 Pidato
Juara 3 Stand Up Comedy
Juara 3 Guru Menulis
Dengan capaian tersebut, PGRI Cabang Sandubaya unggul atas cabang lainnya dan menegaskan diri sebagai kontingen dengan performa terbaik pada peringatan tahun ini.
Ketua PGRI Cabang Sandubaya, Aries Setiarini, S.Pd., mengucapkan rasa syukur dan bangga atas prestasi luar biasa yang berhasil diraih.
“Prestasi ini adalah hasil kerja keras, kekompakan, dan semangat luar biasa dari seluruh guru yang tergabung dalam PGRI Cabang Sandubaya. Kami membuktikan bahwa guru bukan hanya pendidik di ruang kelas, tetapi juga insan kreatif yang mampu berprestasi di berbagai bidang,” ujarnya.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta lomba, tim official, para pengurus, pendamping, serta seluruh kepala sekolah dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga Sekolah Rakyat di wilayah Kecamatan Sandubaya yang telah memberikan dukungan penuh. Aries berharap kemenangan ini dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan profesionalisme guru di tengah perkembangan dunia pendidikan.
Ketua Kontingen PGRI Cabang Sandubaya, Sahdi, S.Pd., turut memberikan apresiasi atas semangat dan sportivitas para peserta.
“Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi guru lainnya untuk terus berinovasi dan berkarya. Gelar juara umum ini membuktikan bahwa guru mampu menjadi teladan dalam kompetisi, kreativitas, dan dedikasi,” ujarnya.
Sahdi menambahkan bahwa keberhasilan tahun ini menjadi dorongan bagi Sandubaya untuk mempertahankan prestasi pada tahun-tahun berikutnya.
“Hidup Guru! Hidup PGRI! Solidaritas Yes!” pungkasnya.
Penulis : lazir
Editor : ameri













