Permahi Kecam Polisi Tembak Siswa Di Semarang

- Penulis

Selasa, 3 Desember 2024 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur LKPPH Denis Kurniawan

Direktur LKPPH Denis Kurniawan

JAKARTA – Lembaga Kajian dan Pengawas Penegakkan Hukum Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (LKPPH PERMAHI) mengecam keras aksi polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang.

Direktur LKPPH Denis Kurniawan menilai, tindakan yang dilakukan oleh AIPDA Robig Zaenuddin personel Polrestabes Semarang terhadap Gamma Rizkynata Oktavandy (17), siswa kelas IX Teknik Mesin di SMK Negeri 4 Semarang menyalahi aturan.

Sangat disayangkan Kejadian yang menewaskan siswa ini membuat masyarakat merasa kwatir dan takut.

“Harusnya polri lebih mengayomi dan melindungi Sesuai UU No 2/2022 tentang kepolisian justru main hakim sendri ” ujar Denis dalam keterangannya, Selasa (3/12/2024)

“Menurut kami tindakan ini sangat jelas menyalahi aturan Perpol No 7/2022 perubahan atas Perkap 14/2011 tentang KEPP Berdasarkan pasal 12 huruf (e) & pasal 13 mengatur bahwa setiap anggota polri dilarang untuk berucap dan bertindak sewenang-wenang serta dilarang melakukan tindak kekerasan serta Perkap No. 8 tahun 2009 tentang implentasi dasar dan standar Hak asasi manusia serta perkap No 1 tahun 2009 mengenai penggunaan senjata Api,” Tegas Denis

Pihaknya berharap Kapolda Jateng agar mengambil tindakan tegas dalam menyesaikan perkara ini bahkan tidak segan-segan untuk memecat pelaku dari satua polri serta mengevaluasi Kapolresta Semarang yang lalai dari pengawasannya.

Denis meminta kedepannya anggota Polri apabila melakukan penangkapan atau tindakan apapun itu jangan arogansi, emosinya harus di kontrol dan lebih berhati hati menggunakan senjata api,” tegas Denis.***

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru