MOJOKERTO – Perum BULOG menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dengan ikut serta dalam kegiatan Seremonial Tanam Padi di Desa Bicak, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Senin (2/6/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari kunjungan kerja Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, yang turut didampingi oleh Direktur Bisnis Perum BULOG, Febby Novita.
Di tengah hamparan sawah Desa Bicak yang memasuki masa tanam, suasana kian semarak dengan kehadiran para pejabat lintas sektor. Hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Direktur Pemasaran PT Pupuk Indonesia Tri Wahyudi Saleh, Wakil Bupati Mojokerto Dr. Muh. Rizal Oktavian, Dandim 0815 Letkol Inf. Rully Noriza, Kapolres Mojokerto AKBP Dr. Ihram Kustarto, serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mojokerto Nuryadi.
Di hadapan para petani dan tamu undangan, Febby Novita menegaskan peran aktif BULOG sebagai offtaker utama hasil panen petani.
“Kami senang mendengar langsung bahwa petani di Desa Bicak merasakan kehadiran BULOG. Bahkan sebelum musim tanam ini dimulai, BULOG melalui Kantor Cabang Mojokerto telah menyerap hasil panen mereka secara optimal,” ujar Febby.
Tak hanya janji di atas kertas, komitmen BULOG dibuktikan lewat data serapan yang impresif. Hingga awal Juni 2025, BULOG telah menyerap lebih dari 500 ribu ton gabah dan beras di wilayah Jawa Timur. Dari angka tersebut, Desa Bicak menyumbang 122 ton, sedangkan serapan dari Kecamatan Trowulan mencapai 768 ton. Seluruh hasil ini masuk ke dalam stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang krusial untuk stabilisasi pangan nasional.
Menurut Febby, seremoni tanam ini bukan sekadar kegiatan simbolis. “Ini adalah momentum kebangkitan semangat kita untuk kembali menata ketahanan pangan nasional, melalui kolaborasi nyata antara petani, pemerintah daerah, aparat keamanan, dan BUMN pangan,” tegasnya.
Ia juga menegaskan bahwa BULOG akan terus menyerap hasil panen petani dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan kebijakan yang ditetapkan.
“Kami optimistis, kolaborasi yang solid ini akan mendongkrak produktivitas sekaligus kesejahteraan petani. Jika petani sejahtera, pangan pun terjaga. Inilah dasar dari ketahanan nasional yang berkelanjutan,” ujarnya lagi.
Usai kegiatan di Mojokerto, rombongan melanjutkan kunjungan ke Sentra Pengolahan Beras (Rice to Rice/RTR) dan Gudang Perum BULOG di Banjar Kemantren, Kabupaten Sidoarjo. Di fasilitas modern tersebut, Febby memaparkan proses pengolahan mulai dari penerimaan beras, penggilingan, hingga pengemasan (packaging).
Wamen BUMN Kartika Wirjoatmodjo juga meninjau langsung ketersediaan stok CBP yang tersimpan di Gudang BULOG Sidoarjo, memastikan kesiapan BULOG dalam menjaga pasokan pangan nasional di tengah berbagai tantangan iklim dan pasar global.
Penulis : lazir
Editor : ameri













