Pasang Patok, Anti Cekcok! GEMAPATAS Digelar Serentak di 23 Daerah oleh ATR/BPN

- Penulis

Kamis, 7 Agustus 2025 - 09:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi bikin patok tanah oleh BPN (dok.rentak.id)

Ilustrasi bikin patok tanah oleh BPN (dok.rentak.id)

PURWOREJO – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) akan mencanangkan Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) secara serentak di 23 kabupaten/kota pada Kamis, (7/8/2025).

Langkah ini dilakukan untuk mendorong percepatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya patok batas sebagai awal dari kepastian hukum atas tanah.

“GEMAPATAS kali ini akan dipusatkan di Lapangan Bola Desa Candingasinan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, dan dipimpin langsung oleh Pak Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid. Sementara, kegiatannya sendiri akan berlangsung di 23 kabupaten/kota secara serentak,” ujar Kepala Biro Humas dan Protokol ATR/BPN, Harison Mocodompis, dalam keterangan pers di Jakarta.

GEMAPATAS merupakan program partisipatif yang mengajak masyarakat aktif memasang tanda batas bidang tanah mereka. Harison menegaskan, kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk edukasi publik agar sadar dan peduli terhadap legalitas dan batas tanah milik sendiri.

“Ini bukan seremoni. Ini adalah ajakan konkret kepada masyarakat untuk menjaga hak atas tanah mereka. Kita mulai dari hal paling sederhana: memasang tanda batas. Pasang patok, anti cekcok, anti caplok,” tegas Harison.

Adapun 23 kabupaten/kota yang ikut serta dalam pencanangan GEMAPATAS tahun ini meliputi:

  • Jawa Tengah: Purworejo, Banjarnegara, Kebumen, Wonosobo

  • Jawa Timur: Blitar, Jombang, Lumajang, Malang, Pamekasan

  • Jawa Barat: Bogor I, Bogor II, Cianjur, Cirebon, Pangandaran, Sukabumi, Tasikmalaya

  • Riau: Kuantan Singingi, Kepulauan Meranti

  • Sumatra Selatan: Banyuasin, Kota Pagar Alam

  • Kalimantan Barat: Ketapang

  • Kalimantan Selatan: Tabalong

  • Kalimantan Timur: Kutai Kartanegara

Program ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mempercepat proses sertifikasi tanah, sekaligus mengurangi konflik pertanahan yang kerap terjadi akibat batas lahan yang tidak jelas.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer
Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing
3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029
Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global
Kuliah Umum di UNWAHAS, Nusron Wahid Tekankan Pentingnya Pemerataan Akses Tanah
Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:59 WIB

Proyek Normalisasi Sungai Ciliwung Dikebut, AHY Sebut Sudah Tembus 17 Kilometer

Senin, 4 Mei 2026 - 15:01 WIB

Permenaker 7/2026 Diprotes, KSPI dan Partai Buruh Desak Revisi Aturan Outsourcing

Senin, 4 Mei 2026 - 07:24 WIB

3 SPPG di Bangka Belitung Rampung, Siap Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:22 WIB

Program BSPS 2026: Pemerintah Targetkan 3 Juta Rumah Layak Huni hingga 2029

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:38 WIB

Irman Gusman: Pariwisata Sumatera Barat Punya Potensi Besar, Mentawai Bisa Jadi Destinasi Global

Berita Terbaru