RENTAK.ID – Wacana pembatasan penggunaan gadget bagi anak yang tengah disiapkan pemerintah mendapat dukungan dari artis sekaligus anggota DPR RI, Nurul Arifin. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis untuk melindungi kesehatan mental dan perkembangan generasi muda Indonesia di tengah derasnya arus digitalisasi.
Melalui pernyataan yang disampaikan di akun Instagram pribadinya, Nurul Arifin menegaskan bahwa regulasi ini diperlukan agar anak-anak tidak tumbuh tanpa batas dalam mengakses dunia digital.
Menurut Nurul Arifin, pengaturan penggunaan gadget akan sangat membantu peran orang tua dalam mengawasi aktivitas anak. Tanpa batasan yang jelas, anak berisiko terpapar konten negatif yang bisa berdampak pada perilaku maupun kondisi psikologisnya.
Nurul Arifin juga menekankan bahwa keseimbangan antara pemanfaatan teknologi, proses belajar, dan kehidupan sosial anak menjadi kunci utama dalam membangun generasi yang sehat secara mental dan emosional.
Lebih jauh, Nurul Arifin meluruskan anggapan bahwa kebijakan pembatasan gadget bertujuan menjauhkan anak dari teknologi.
Sebaliknya, Nurul menilai pembatasan justru menjadi cara agar anak mengenal dunia digital secara bertahap, sesuai usia, dan dengan pendampingan yang memadai.
Nurul menyoroti sejumlah dampak yang dapat timbul akibat paparan layar berlebihan, mulai dari gangguan konsentrasi, pola tidur, hingga menurunnya kualitas interaksi sosial anak di lingkungan sekitarnya.
Selain itu, ia berharap kebijakan ini dapat mendorong platform digital dan edukasi untuk lebih serius menghadirkan konten ramah anak yang bersifat mendidik dan membangun.
Menurut Nurul, keberhasilan pembatasan gadget tidak hanya bergantung pada regulasi pemerintah, tetapi juga keterlibatan aktif orang tua dan sekolah dalam menciptakan ekosistem digital yang sehat.
“Menjaga anak hari ini adalah investasi untuk masa depan. Anak yang tumbuh dengan kesadaran digital akan menjadi generasi yang lebih kuat dan berdaya,” tutupnya. ***













