Mundurnya Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN: Sinyal Buruk dan Situasi Internal yang Perlu Dibenahi!

- Penulis

Selasa, 4 Juni 2024 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maket Istana Negara di IKN

Maket Istana Negara di IKN

REBTAK.ID – Kabar mundurnya Kepala dan Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara  menjadi sorotan dalam media. Peneliti kebijakan publik Institute for Development of Policy and Local Partnership (IDP-LP), Riko Noviantoro.

Bahkan Riko menilai kabar tersebut menjadi sinyal buruk yang mempengaruhi reputasi megaproyek Jokowi di tingkat internasional.

“Dampaknya bisa negatif terhadap kepercayaan investor di IKN. Belum lagi, kabar mundurnya kepala dan wakil kepala IKN terjadi satu paket, dari perspektif manajemen organisasi itu membuktikan adanya situasi internal yang tidak sehat ” kata Riko saat dihubungi, Selasa, 4 Juli 2024.

Di sisi lain, secara hirarkis kewenangan terdapat disharmoni Presiden dan Kepala Otorita IKN. Karena struktur Kepala Otorita IKN bertanggung jawab pada Presiden.

Riko pun berharap Presiden bisa terbuka dalam situasi ini, begitu pula Kepala Otorita IKN.

Padahal, IKN sendiri diharapkan memiliki peran strategis dalam meningkatkan investasi di Indonesia.

“Namun, kabar mundurnya kepala dan wakil kepala IKN ini berpengaruh besar terhadap jalannya proyek ini. Apakah IKN akan dilanjutkan atau dihentikan,” ucapnya.

Riko berharao pemerintah tidak memaksa melanjutkan IKN secara jor-joran, tapi lakukan saja secara bertahap kurun waktu 10-15 tahun.

Pemerintah harus memperhatikan lintas kebijakan dalam memutuskan nasib IKN ke depan. Situasi internal yang tidak sehat dalam kelembagaan pun sebaiknya dibenahi terlebih dahulu.

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru