JAKARTA – Jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Militan Gibran Nusantara (MGN) melakukan pertemuan dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, di kediamannya di Solo pada Senin (15/6/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum penting bagi organisasi yang tengah berkembang pesat itu dalam memperkuat konsolidasi nasional sekaligus menyampaikan rencana deklarasi resmi MGN.
Rombongan MGN dipimpin langsung oleh Ketua Umum Andi Azwan, B.Bus, MBA. Turut hadir Wakil Ketua Umum Sri Enik, SE, Burhanudin Abdullah, SH, Dimpos Simamora, SE.SH, Sekretaris Jenderal Abdul Aziz, Wakil Sekretaris Jenderal Ferdo Darvin Mahendra, serta Bendahara Umum M. Arief.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus MGN menyampaikan berbagai agenda strategis organisasi, termasuk rencana deklarasi nasional yang akan digelar pada 2026. Organisasi ini juga menegaskan komitmennya untuk mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Ketua Umum DPP MGN Andi Azwan mengatakan kehadiran organisasi yang dipimpinnya tidak hanya bertujuan memberikan dukungan politik, tetapi juga mengambil peran aktif dalam pengawasan berbagai program pemerintah agar berjalan tepat sasaran.
“MGN hadir sebagai bagian dari elemen masyarakat yang ingin berkontribusi bagi pembangunan bangsa. Kami mendukung program-program strategis Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran menuju Indonesia Emas 2045, sekaligus memperkuat fungsi pengawasan melalui sinergi dengan berbagai komponen masyarakat,” ujar Andi Azwan kepada wartawan DIKUTIP, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, para pengurus MGN memiliki pengalaman panjang dalam berbagai organisasi sehingga mampu bergerak cepat membangun jaringan hingga ke daerah. Berbekal pengalaman tersebut, MGN kini mulai menunjukkan eksistensinya di tingkat nasional meski usianya masih relatif muda.
Sementara itu, Jokowi menyambut positif terbentuknya MGN. Ia menilai partisipasi masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional dan menjaga stabilitas bangsa.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun bangsa dan negara. Saya berharap kehadiran MGN dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, membantu menciptakan suasana yang kondusif, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa menuju Indonesia yang lebih maju,” kata Jokowi.
Perkembangan organisasi ini terbilang cukup cepat. Dalam waktu lebih dari satu bulan sejak pembentukannya, MGN telah berhasil membentuk 38 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang tersebar di seluruh provinsi Indonesia.
MGN menargetkan pada akhir 2026 struktur organisasi sudah terbentuk hingga tingkat kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Dengan jaringan yang semakin luas, organisasi tersebut berharap dapat memperkuat keterlibatan masyarakat dalam mengawal berbagai program pembangunan nasional.
Selain itu, MGN juga tengah menyiapkan sejumlah program strategis nasional, terutama yang berkaitan dengan peningkatan peran pengawasan terhadap pelaksanaan program-program pemerintah. Langkah tersebut akan dilakukan melalui sinergi dengan berbagai elemen masyarakat guna mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.
Penulis : lazir
Editor : ameri






