Menteri PU Dody Tinjau Banjir dan Longsor di Pekalongan, Percepat Pembukaan Akses dan Pemasangan Jembatan Darurat

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung dampak bencana banjir dan longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/1/2025).

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung dampak bencana banjir dan longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/1/2025).

JAKARTA – Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, meninjau langsung dampak bencana banjir dan longsor di Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (29/1/2025).

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan langkah penanganan darurat yang tengah dilakukan serta mempercepat pemulihan infrastruktur yang rusak akibat bencana.

“Kami ingin melihat langsung kondisi di lapangan, bagaimana tingkat kerusakan, serta memastikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan masyarakat segera tersedia,” ujar Menteri Dody.

Menurutnya, prioritas utama saat ini adalah membuka akses jalan yang tertutup material longsor dan pohon tumbang.

“Pembukaan akses sangat krusial agar masyarakat tidak terisolasi. Tim BBPJN Jawa Tengah-DI Yogyakarta akan melakukan pemetaan menggunakan drone, tetapi harus menunggu cuaca membaik,” jelasnya.

Untuk percepatan pembersihan jalur, BBPJN Jateng-DI Yogyakarta telah mengerahkan sejumlah alat berat, termasuk mini excavator PC-50 di ruas Wanayasa–Sibebek–Gumelem. Selain itu, Kementerian PU juga mengerahkan 2 unit excavator PC-200, 1 unit dump truck (DT), 2 wheel loader, 1 backhoe loader, dan 1 excavator PC-75.

Selain membuka akses jalan, Kementerian PU juga mempercepat pemasangan jembatan darurat menggantikan jembatan penghubung antar desa yang roboh akibat banjir Sungai Weloh dan Sungai Kasimpar. Dua unit Jembatan Bailey dengan bentang 30 meter telah disiapkan sebagai solusi sementara.

“Jembatan Bailey sudah ada, tetapi alat berat masih kesulitan mengakses lokasi karena masih ada material longsor yang perlu dibersihkan,” kata Menteri Dody.

Pemasangan Jembatan Bailey akan melibatkan TNI AD untuk mempercepat prosesnya. “Kami harapkan dalam hitungan hari jembatan ini sudah bisa digunakan. Namun, untuk pembangunan jembatan permanen tentu butuh waktu lebih lama karena harus melalui tahap perencanaan terlebih dahulu,” tambahnya.

Di samping pemulihan infrastruktur, Kementerian PU juga berupaya memenuhi kebutuhan air minum dan sanitasi bagi warga terdampak. Satuan Tugas Tanggap Darurat Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jateng telah mengerahkan 6 unit hidran umum berkapasitas 2.000 liter, 6 unit toilet portabel, serta 2 unit mobil tangki air berkapasitas 4.000 liter guna mendukung masyarakat, tim evakuasi, dan dapur umum di Posko Yosorejo.

Dalam kunjungan ini, Menteri Dody didampingi sejumlah pejabat terkait, antara lain Kepala BBPJN Jawa Tengah-DIY Khusairi, Kepala BPPW Jateng Kuswara, Kepala BBWS Pemali Juana Fikri Abdurrachman, Kepala BP2JK Jawa Tengah Yanuar Munlait, Kepala Biro Komunikasi Publik Pantja Dharma Oetojo, serta Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara Darwanto.

Dengan langkah cepat ini, diharapkan kondisi di Pekalongan dapat segera pulih dan aktivitas masyarakat kembali normal. ***

 

Penulis : reni dn

Editor : ameri

Berita Terkait

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor
Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid
TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia
GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau
GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau
AirNav Indonesia Tuntaskan Program Relawan Bakti BUMN 2026 di Boyolali
Kemendiktisaintek Dukung Pengembangan Day Care Berbasis Masyarakat di Bekasi
LRT Jabodebek Ajak Anak Berkebutuhan Khusus Nikmati Perjalanan Kereta, Perkuat Layanan Transportasi yang Inklusif

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 04:05 WIB

Terinspirasi Perjuangan Ibu yang Tak Lulus SD, Dwi Suswanti Berhasil Raih Gelar Doktor

Senin, 14 September 2026 - 16:31 WIB

Kontroversi SKNC 2026 Pekalongan, MUI Nilai Atraksi Satanic Bertentangan dengan Maulid

Kamis, 10 September 2026 - 15:36 WIB

TECNO Andalkan MEGAPAD 2 dan MEGAPAD SE 2 untuk Garap Pasar Tablet Indonesia

Senin, 7 September 2026 - 13:31 WIB

GEMPHAR Gelar Pelatihan dan Pembekalan Saksi Jelang Pilkades Sukadanau

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:42 WIB

GEMPHAR Gelar Santunan Anak Yatim dan Lomba Tahfiz Al-Qur’an di Sukadanau

Berita Terbaru