Menteri Karding Dorong “Kelas Migran” di SMA 13 Bekasi untuk Siapkan Siswa Bekerja di Luar Negeri

- Penulis

Jumat, 15 Agustus 2025 - 10:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi SMA Negeri 13 Bekasi. (dok. rentak.id)

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi SMA Negeri 13 Bekasi. (dok. rentak.id)

BEKASI – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding mengunjungi SMA Negeri 13 Bekasi, sekolah perintis program Sekolah Rakyat, Kamis (14/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Karding memberikan motivasi kepada 180 siswa sekaligus mendorong agar sekolah rakyat mengakomodasi program “Kelas Migran” yang digagas KemenP2MI.

“Jadi hari ini saya sengaja berkunjung ke SMA 13 Bekasi yang merupakan perintisan sekolah rakyat. Di sini ada 180 siswa dan tadi saya memberi motivasi kepada adik-adik kita agar mereka punya kepercayaan diri dan semangat,” ujar Karding.

Program Kelas Migran merupakan kegiatan ekstrakurikuler sejak kelas 1 SMA yang membekali siswa dengan kemampuan bahasa asing, pengetahuan negara tujuan kerja seperti Jepang, Korea, atau Jerman, serta persiapan mental untuk bekerja di luar negeri.

“Kelas migran ini dibentuk sejak awal. Setelah tiga tahun pembinaan, peluang mereka terserap kerja sangat tinggi. Paling hanya butuh pelatihan tambahan satu hingga dua bulan sebelum berangkat,” jelasnya.

Menteri Karding menegaskan, penguasaan bahasa asing — khususnya bahasa Inggris — sejak bangku sekolah sangat penting bagi calon pekerja migran.

“Saya minta Sekolah Rakyat mewajibkan bahasa Inggris. Kita tidak bisa berselancar di era global ini kalau tidak bisa bahasa Inggris,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Karding juga menerima surat dari Alma, siswi SMA Negeri 13 Bekasi, yang dititipkan untuk Presiden Prabowo Subianto. Surat itu berisi ucapan terima kasih atas pendirian Sekolah Rakyat yang membuka kesempatan pendidikan lebih luas bagi anak-anak Indonesia.

Karding kemudian membacakan isi surat tersebut di hadapan siswa:

“Bismillah, untuk Pak Prabowo, saya Alma salah satu siswi Sekolah Rakyat. Terima kasih banyak Bapak karena telah mendirikan Sekolah Rakyat, memberikan kesempatan dan peluang untuk banyak anak Indonesia bisa menimba ilmu dan menggapai impian kita. Sekali lagi, terima kasih banyak Pak Prabowo,” tulis Alma.

Penulis : lazir

Editor : ameri

Berita Terkait

Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025
BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh
AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi
KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo
ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya
Tragedi Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, DPR Soroti Dugaan Kegagalan Sistem Keselamatan KAI
Kemnaker Perkuat Kompetensi Mahasiswa Polteknaker Hadapi Transformasi Digital dan Peluang Green Jobs 2026
Barantin Perkuat Laboratorium Karantina Hewan, Jamin Keamanan Pangan Nasional 2026

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:43 WIB

Keselamatan Kapal Indonesia Meningkat, Hanya 5 Kapal Ditahan Sepanjang 2025

Jumat, 1 Mei 2026 - 16:19 WIB

BULOG Bagikan 350 Ribu Paket Sembako di May Day 2026, Bantu Ringankan Beban Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 11:34 WIB

AHY Dorong Percepatan Flyover dan Underpass untuk Atasi Perlintasan Rawan di Bekasi

Rabu, 29 April 2026 - 13:56 WIB

KSPI Alihkan Aksi May Day 2026 ke Monas Usai Bertemu Presiden Prabowo

Selasa, 28 April 2026 - 18:53 WIB

ATR/BPN Permudah Pengaduan Masyarakat Lewat Kanal Digital, Ini Cara dan Aksesnya

Berita Terbaru