Menteri Karding Ajak Ormas Ikut Bangun SDM Pekerja Migran

- Penulis

Sabtu, 7 Desember 2024 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Karding saat menghadiri diskusi publik yang digelar IKA PMII. (lazir)

Menteri Karding saat menghadiri diskusi publik yang digelar IKA PMII. (lazir)

JAKARTA – Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding mengajak berbagai pihak untuk terlibat dalam membangun sumber daya manusia (SDM) pekerja migran yang lebih baik. Peluang melibatkan organisasi masyarakat (ormas) maupun organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) pun terbuka.

Hal itu Menteri Karding sampaikan usai menghadiri diskusi publik yang digelar Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKA PMII) di Jakarta Timur, Jumat (6/12/2024).

“Ya, saya kira enggak ada masalah. Saya kira bagus juga kalau ada orientasi yang berubah bahwa mereka (ormas dan OKP) kita ajak misalnya menyiapkan sumber daya manusia, bergerak di bidang sumber daya manusia. Konkret bisa membantu orang,” kata Menteri Karding.

Saat disinggung soal kemungkinan keterlibatan IKA PMII dalam pembangunan SDM tersebut, Menteri Karding menjelaskan, bentuknya bukanlah kerja sama formal.

“Kerja sama formal enggak ada. Karena saya ini orang pengurus IKA PMII, mau tidak mau kalau diantara mereka ini ada yang pengen misalnya aktif atau ikut dalam skema kita membangun sumber daya manusia dalam bentuk latihan, pelatihan, vokasi, kita terbuka, siapa saja boleh (terlibat),” jelas Menteri Karding.

Menteri Karding melanjutkan, pembangunan SDM salah satunya, yakni memberikan pelatihan bagi calon pekerja migran Indonesia (PMI). Sehingga nantinya mereka bisa memiliki keterampilan atau skill.

Sebab, Menteri Karding mengungkapkan, peluang kerja di luar negeri bagi masyarakat yang memiliki keterampilan khusus terbuka cukup lebar.

“Permintaan pekerja yang (memiliki) skill ke luar negeri, itu 1 juta setahun.cpaling banyak mintanya nurse atau perawat, tukang las, macam-macam lah. Pokoknya ada 15-17 sektor, hospitality, manufaktur, dan sebagainya,” ujar Menteri Karding. ***

Berita Terkait

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho
Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian
300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional
Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao
Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata
Galaxy A36 5G Antar Team Vagos Juara SGGA 2025
Debut Global yang Membanggakan! Tim Labmino Bawa Inovasi RunSight Tembus 20 Besar Dunia Samsung Solve for Tomorrow 2025
 Monitor Satu Layar untuk Gaming dan Produktivitas

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 05:00 WIB

Perkuat Sinergi, YPJI Lakukan Kunjungan Silaturahmi ke Kediaman Designer Kondang Nina Nugroho

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:43 WIB

Bedah Buku Ustadz Abdul Somad Dihadiri Tiga Menteri, Bahas Kesiapan Menghadapi Kematian

Selasa, 17 Februari 2026 - 21:02 WIB

300 Bikers Saksikan Pelantikan Baderhoods Medan, Siap Tancap Gas ke Tingkat Nasional

Selasa, 17 Februari 2026 - 12:06 WIB

Perayaan Imlek Tahun Kuda Api di Kelenteng Hok Lay Kiong Berlangsung Khidmat, Warga Beribadah hingga Antre Angpao

Rabu, 24 Desember 2025 - 10:00 WIB

Dari Ibu Sehat Lahir Generasi Emas: DWP Kemenpora Rayakan HUT Ke-26 & Hari Ibu dengan Aksi Nyata

Berita Terbaru